logo


PSI Akui Kekalahannya di Pemilu 2019, Netizen Bilang, "PSI Kok Lebih Satria dari pada Wowo ya"

"Menurut quick count, PSI mendapat 2 persen. Dengan perolehan itu PSI tidak akan berada di Senayan lima tahun ke depan"

18 April 2019 15:30 WIB

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie.
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengakui kekalahannya di Pemilu 2019 ini. Atas kekalahannya ini, PSI dipastikan tidak mempunyai wakil di parlemen. Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum PSI Grace Natalie.

"Menurut quick count, PSI mendapat 2 persen. Dengan perolehan itu PSI tidak akan berada di Senayan lima tahun ke depan," terang Grace (17/4).

Baca Juga: Menko Luhut Datangi Bawaslu Soal Dugaan Politik Uang, Bawaslu: Secara Umum Pak Luhut Menyangkal


Pemerintah Rumuskan Lima Jurus Hadapi Situasi Nasional Pasca Pemilu

Klaim Dirinya Menang dan Sudah Jadi Presiden, Netizen ke Prabowo, "Tetap Semangat Pak"

"Kami telah berjuang dengan apa yang kami bisa. Tidak, kami tak akan menyalahkan siapa-siapa. Kader kami, pengurus PSI, caleg kami, telah bekerja keras siang dan malam meyakinkan rakyat. Tapi inilah keputusan rakyat melalui mekanisme demokrasi yang harus kami terima dan hormati," imbuhnya.

Kekalahan PSI ini ditanggapi beragam oleh netizen. Berikut beberapa komentar netizen yang Jitunews pantau di artikel "PSI: Kami Kalah Pemilu dan Tak Bakal Punya Wakil di DPR RI" yang tayang di Babe (17/4).

Rafii Maulana, Kan sesuai iklannya udah, udah. Ya jadinya udah cukup nonton aja.

Tanggapi Prabowo, LSI Denny JA: Jika Ada Lembaga Survei Dibayar, Pastilah Dibayar

Firmansyah Setiawan, PSI kok lebih satria dari pada Wowo ya. Ngaku kalah ya kalah. Bukannya koar-koar dicurangi. Jempol buat PSI, semangat terus ya dek.

Henry Aris, Bagus nich PSI berjiwa besar udah tau kalah, dari pada yang 02 udah tau kalah, masih aja maksain diri menyatakan diri menang.

Stress Pasca Pemilu Jadi Perhatian Kemenkes

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata