logo


KKP dan Kementerian PUPR Perkuat Komitmen Pengembangan Infrastruktur Kawasan Perikanan Budidaya

Perjanjian Kerjasama ini merupakan tindaklanjut dari Nota Kesepahaman Bersama antara Kementerian PUPR dengan KKP

15 April 2019 20:54 WIB

Penandatangan kesepakatan antara KKP dengan Direktur Jenderal Sumberdaya Air PUPR di Jakarta, Jumat (12/4)
Penandatangan kesepakatan antara KKP dengan Direktur Jenderal Sumberdaya Air PUPR di Jakarta, Jumat (12/4) KKP

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggandeng Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam penyediaan infrastruktur bidang sumberdaya air di kawasan perikanan budidaya berupa penyediaan jaluran primer irigasi tambak dan infrastruktur pendukungnya di 132 kabupaten/kota dan 3 lokasi Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) di Indonesia.

“Dukungan dan peran aktif dari semua stakeholder yang terlibat sangat penting dalam terlaksananya dan tercapainya tujuan dalam pengembangan dan rehabilitasi jaringan irigasi kawasan perikanan budidaya”, ujar Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto, saat penandatangan kesepakatan bersama dengan Direktur Jenderal Sumberdaya Air PUPR di Jakarta, Jumat (12/4).

Perjanjian Kerjasama ini merupakan tindaklanjut dari Nota Kesepahaman Bersama antara Kementerian PUPR dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang telah ditandatangani pada tanggal 20 Februari 2018 dengan Nomor 20/MEN-KP/KB/II/2018 dan 03/PKS/M/2018 tentang Dukungan Infastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dalam Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Sentra Produksi Berbasis Kelautan dan Perikanan.


Tingkatkan Konsumsi, KKP Genjot Kampanye Gemarikan di Lumajang

Slamet menjelaskan, ruang lingkup dari perjanjian kerjasama ini tidak hanya berfokus pada perbaikan saluran irigasi di kawasan sentra produksi perikanan budidaya, namun juga mencakup penyediaan infrastruktur sumberdaya air di 3 wilayah SKPT yaitu Sabang, Rote Ndao dan Sumba Timur.

“Dalam pelaksanaan kerjasama tersebut akan dilaksanakan secara bertahap mulai dari tahun 2019 hingga 2023”, sebut Slamet.

Saluran irigasi adalah kebutuhan primer dalam kegiatan budidaya perikanan, baik tambak maupun kolam, sehingga perlu selalui dalam kondisi baik.

Kementerian PUPR Uji Sertifikasi 4.524 Tenaga Kerja Konstruksi di Jawa Tengah

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata