logo


Soal Kasus Perundungan Siswa di Pontianak, Mendikbud Bilang...

Kasus perundungan siswa SMP di Kota Pontianak mendapat perhatian yang cukup besar, tidak hanya di kalangan netizen tapi juga masyarakat awam.

15 April 2019 08:59 WIB

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, saat mengunjungi korban perundungan siswa di Pontiakan, Kalimantan Barat, Kamis (11/4)
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, saat mengunjungi korban perundungan siswa di Pontiakan, Kalimantan Barat, Kamis (11/4) Kemendikbud

PONTIANAK, JITUNEWS.COM - Berbagai peristiwa perundungan atau tindak kekerasan di kalangan siswa beberapa waktu belakangan ini menjadi viral di media sosial.

Salah satunya, kasus perundungan siswa SMP di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, mendapat perhatian yang cukup besar, tidak hanya di kalangan netizen tapi juga masyarakat awam.

Peristiwa ini telah menginisiasi sejumlah warga masyarakat untuk membuat petisi dukungan terhadap korban perundungan tersebut. Dikabarkan, sebanyak lebih dari 3,7 juta masyarakat sudah menandatangani petisi tersebut.


Sekolah Cikal Bentuk Karakter Siswa Lewat Kompetensi 5 Bintang, Seperti Apa?

Saat bertolak ke Kota Pontianak, pada Kamis (11/4) lalu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, menegaskan, tetap fokus untuk menyelesaikan kasus perundungan tersebut.

“Kekerasan terhadap anak itu memang harus kita berantas, tapi sebagai pendidik harus menyelesaikannya sesuai dengan kaidah pendidikan, yaitu membina dan mendidik para siswa,” ujar Muhadjir.

Lebih lanjut, Muhadjir menegaskan, kondisi psikologis anak, baik korban maupun pelaku, harus tetap dijaga. Untuk itu, Muhadjir mengimbau para guru untuk melakukan pendampingan. Ke depan, tegas Muhadjir, literasi digital di kalangan siswa, sekolah, dan guru sangat perlu ditingkatkan.

“Tampil di media sosial itu memberikan dampak negatif bagi anak, ini berlangsung sampai seumur hidup. Ubah bagaimana trauma ini bisa diupayakan sebagai pengalaman positif. Tidak boleh ada yang melanggar Undang-undang,” ujar Muhadjir.

Akhirnya Polisi Tetapkan 3 Tersangka Penganiayaan Audrey

Halaman: 
Penulis : Riana