logo


177 Kabupaten/Kota Raih Predikat Kota Layak Anak, Kementerian PPPA Kerjasama dengan WVI

"Sinergi dengan external stakeholder diperlukan untuk mendorong Kabupaten/Kota di Indonesia memiliki perspektif pemenuhan hak dan perlindungan anak melalui KLA"

12 April 2019 12:53 WIB

Kementerian PPPA tandatangani nota kesapahaman dengan Wahana Visi Indonesia
Kementerian PPPA tandatangani nota kesapahaman dengan Wahana Visi Indonesia Kemen PPPA

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) dan organisasi kemanusiaan fokus anak, Wahana Visi Indonesia (WVI) menandatangani nota kesepahaman untuk bersinergi mewujudkan Indonesia Layak Anak 2030.

Nota kesepahaman ini ditandatangani oleh Sekretaris Kementerian, Pribudiarta Nur Sitepu dan Direktur Nasional WVI, Doseba T. Sinay di Gedung Kementrian PPPA, Jumat (12/4).

Baca Juga: UAS Beri Parfum dan Tasbih ke Prabowo, Netizen Bilang, "Biar Wowo Dapat Jodoh Beneran"


Dunia Usaha Harus Proaktif Dukung Swasembada Pangan

Pribudiarta Nur Sitepu mengatakan program Kabupaten/ Kota Layak Anak (KLA) telah dicanangkan KemenPPPA sejak 2005.

Menurutnya program (KLA) ini dalam rangka pemenuhan di masing-masing wilayah di Indonesia. Dengan melalui KLA Kabupaten/Kota mengintegrasikan sistem pembangunan berbasis hak anak melalui komitmen dan sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha yang berencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan, program dan kegiatan untuk menjamin pemenuhan hak dan perlindungan anak.

"lmplementasi KLA di setiap kabupaten/ Kota di Indonesia merupakan bagian dari komitmen KemenPPPA. Hal in turut sebagai bentuk upaya untuk tercapainya Target Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 16.2  yakni menghapus perlakuan kejam, eksploitasi, perdagangan, segala bentuk kekerasan dan penyiksaan terhadap mengenai penghapusan kekerasan terhadap anak,” tuturnya.

Tahun Depan, Pemerintah Bangun 47 Pembangkit Diesel

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Nugroho Meidinata