logo


Facebook Bakal Tindak Tegas Grup yang Menyebarkan Hoax

Facebook melakukan pembaruan berupa tindakan untuk grup yang berulang kali berbagi informasi keliru.

12 April 2019 03:00 WIB

Ilustrasi.
Ilustrasi. Shutterstock

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kabarnya Facebook melakukan pembaruan berupa tindakan untuk grup yang berulang kali berbagi informasi keliru, dengan mengurangi distribusi News Feed pada grup tersebut sebagaimana laporan Tek.id.

Facebook juga akan meminta admin grup untuk lebih bertanggung jawab atas pelanggaran Standar Komunitas. Hal ini tentunya menjadi perubahan penting, karena seringkali halaman grup digunakan untuk mendistribusikan propaganda dan informasi keliru.

Baca juga: Persiapkan Peluncuran Asus ROG Phone 2, Ini Bocoran Spesifikasinya


Meluncur Bulan Depan, Samsung Galaxy A80 Punya Fitur Mewah Sekaligus Unik

"Ketika orang-orang dalam sebuah grup berulang kali membagikan konten yang dinilai salah oleh tim pemeriksa fakta, kami akan mengurangi keseluruhan distribusi News Feed grup itu. Mulai hari ini, secara global," kata Wakil Presiden divisi Integritas Facebook, Guy Rosen.

Selain itu, Facebook juga menghadirkan pembaruan lain yang disebut sebagai Group Quality. Pembaruan ini akan dapat meninjau grup untuk memutuskan apakah akan menghapusnya atau tidak. Peninjauan ini juga akan melihat admin dan pelanggaran moderator konten dalam grup tersebut.

Perusahaan ini juga membuat beberapa perubahan kecil seputar pengecekan fakta. Diklaim Associated Press akan mulai memeriksa fakta beberapa video di AS, dan Facebook akan mulai memasukkan "Trust Indicators" ketika pengguna mengklik untuk melihat konteks di sekitar publikasi. Indikator-indikator tersebut diketahui berasal dari The Trust Project, sebuah kelompok yang dibangun oleh organisasi berita yang membuat keputusan tersebut.

Persiapkan Peluncuran Asus ROG Phone 2, Ini Bocoran Spesifikasinya

Halaman: 
Penulis : Kesdik Bayu
 
×
×