logo


Koordinator WSR: "KPK Diujung Sakaratul Maut"

Berikut pernyataan lengkapnya

11 April 2019 19:37 WIB

Wadah Suara Rakyat (WSR) berunjuk rasa di depan Gedung KPK, Jakarta, Kamis (10/4).
Wadah Suara Rakyat (WSR) berunjuk rasa di depan Gedung KPK, Jakarta, Kamis (10/4). Doc Jitunews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Komisi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjadi sasaran aksi unjuk rasa ratusan massa Wadah Suara Rakyat (WSR).

Koordinator aksi Dullah mengatakan bahwa aksi ini untuk membongkar borok internal khususnya pegawai KPK yang diduga terafiliasi dengan parpol.

"KPK diujung sakaratul maut, apalagi pegawainya mempertontonkan dagelan politik jelang injury time pilpres yang sebentar lagi akan digelar. Kami akan bongkar borok-borok para pegawainya yang terpapar virus politik," ujar Dullah saat berorasi dihadapan massa aksi di depan Gedung KPK, Jakarta, Kamis (10/4).


Prabowo Kirim Pesan 'Rahasia' ke Sandiaga Uno! Isinya Singkat tapi...

Dullah mengatakan menjadi ironis bila ditelisik dari berbagai referensi publik, bahwa rentetan kegiatan itu syarat muatan politik. Terlebih ditengah-tengah acara itu justru muncul organisasi yang pernah dikomandoi Jubir BPN Prabowo Dahnil Anzar Simanjuntak.

Ia pun mempertanyakan penampakan massa yang mengenakan pakaian Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) di halaman lembaga antirasuah itu.

"Kenapa ada KOKAM di dalam sana apakah ini suruhan Dahnil. Dahnil adalah mantan Ketua KOKAM, dan Dahnil dekat dengan Novel dan jubir timses Prabowo-Sandi. Kenapa bukan Polisi atau TNI yang jaga, kok malah KOKAM. Kalau memang diundang kenapa BANSER tidak juga diundang? Ini tanda tanya besar," kata Dullah.

Lembaga Survei Etos Indonesia Institute Rilis 5 Parpol yang Lewati Ambang Batas Parlemen

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Raka Kisdiyatma