logo


PKS-IM Tolak Keberadaan Novel Baswedan di Dalam KPK

Berikut pernyataannya

10 April 2019 17:40 WIB

Ratusan massa tergabung dalam Poros Kerakyatan Seluruh Ihkwan Muslim (PKS-IM) menggelar aksi unjuk rasa di Gedung Komisi Pemberanratasan Korupsi (KPK) Jakarta Selatan, Rabu (10/3)
Ratusan massa tergabung dalam Poros Kerakyatan Seluruh Ihkwan Muslim (PKS-IM) menggelar aksi unjuk rasa di Gedung Komisi Pemberanratasan Korupsi (KPK) Jakarta Selatan, Rabu (10/3) Doc Jitunews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ratusan massa tergabung dalam Poros Kerakyatan Seluruh Ihkwan Muslim (PKS-IM) menggelar aksi unjuk rasa di Gedung Komisi Pemberanratasan Korupsi (KPK) Jakarta Selatan, Rabu (10/3)

PKS-IM menolak keberadaan Novel Baswedan didalam institusi KPK, Pasalnya Novel diduga kuat berafiliasi dengan Partai Gerindra.

Sekjen PKS-IM, M. Hazan menilai sikap Novel dengan mengarahkan narasi dua tahun kasus teror juga sangat berbahaya, karena berpotensi menggunakan alat negara untuk tujuan politik.


100 Ribu Pendukung Prabowo Guncang Solo, Jokowi Curhat, "Siapa Bisa Menentang Kehendak Allah SWT?"

"Panggung rakyat novel saya kira sangat tinggi kemungkinan ditarik ke politik, apalagi ada isu berafiliasi ke gerindra. Ini panggung politik sehingga dikemas untuk menguntungkan 02 lalu diklaim," ujar Hazan saat berorasi.

Hazan juga menyoroti rencana Wadah Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (WP KPK) akan menggelar panggung rakyat antikorupsi pada 11 April 2019 mendatang.

Kampanye Prabowo di Solo Merupakan Salah Satu Cara Menggerus Suara Jokowi

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Raka Kisdiyatma