logo


Soal Penganiayaan Anak SMP di Pontianak, Menteri Yohana: Ada yang Keliru dengan Sikap Anak-anak Kita

“Prinsip Zero Tolerance bagi seluruh pelaku kekerasan pada anak harus ditegakkan"

10 April 2019 15:36 WIB

Menteri PPPA, Yohana Yembise
Menteri PPPA, Yohana Yembise Jitunews/Khairul

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise, geram  dengan kasus penganiayaan yang dialami siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Au (14) di Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Yohana mengecam kasus penganiayan tersebut di mana para pelakunya masih tergolong usia anak.

Baca Juga: Nilai Prabowo Lebih Otentik, Pengamat Bilang "Indonesia Negara Besar, Gak Bisa Dipimpin Pemimpin Selfie"


Pihak Kepolisan Tegaskan Kabar Penganiayaan Anak SMP di Pontianak Tidak Semuanya Benar

Pasca Penganiayaan Anak SMP di Pontianak, Ibunda Korban: Anak Saya Alami Psikis Trauma

“Saya sangat mengecam tindakan yang dilakukan oleh pelaku. Mirisnya lagi, bukan hanya korban tapi pelaku juga masih berusia anak,” ujarnya di Jakarta, Rabu (10/4).

Yohana mengatakan bahwa kasus ini mulanya terjadi karena saling sindir di media sosial terkait hubungan asmara salah satu pelaku dengan kakak korban. Terduga pelaku diperkirakan berjumlah 12 orang yang merupakan siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Pontianak.

“Boleh jadi kasus ini terjadi karena luputnya pengawasan orang dewasa. Ada yang keliru pada sikap anak-anak kita, berarti juga ada yang keliru pada kita sebagai orang dewasa yang merupakan contoh bagi anak-anak,” ujarnya.

Pasca Penganiayaan Anak SMP di Pontianak, Ibunda Korban: Anak Saya Alami Psikis Trauma

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Nugroho Meidinata