logo


Jelang 2 Tahun Kasus Novel Baswedan, GIB: Novel Jadi Dagangan Politik untuk Menyerang Jokowi

"Novel cuma jadi tumbal, padahal kasus itu sudah masuk ranah Polri"

10 April 2019 10:02 WIB

GIB menggelar aksi di depan gedung KPK
GIB menggelar aksi di depan gedung KPK Jitunews/Khairul

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Gerakan Indonesia Bersih (GIB) untuk Perubahan menyakini acara 2 tahun kasus penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan bakal dijadikan alat kampanye oleh kubu lawan petahana.

Koordinator aksi GIB untuk Perubahan, Ikhwan menyebutkan jika momentum itu bakal ditarik-tarik ke ranah politik. Seperti acara sholat subuh berjamaah yang bertajuk ‘Solidaritas Penegakan Hukum untuk Novel Baswedan’ yang identik dilakukan oleh massa 212 notabene pendukung paslon 02.

Baca Juga: Bajunya Ditarik Emak-emak Saat Kampanye, Prabowo Bilang, "Segreget Itu Sama Saya"


KPK Angkat Bicara Soal Isu Afliasi Politik Novel Baswedan ke Gerindra, "Itu Hanya Akan...."

Timnya Langsung Bersih-bersih Sriwedari Usai Kampanye, Kubu 01: Agar Kawan-kawan 02 Bisa Langsung...

Demikian disampaikan Ikhwan saat berorasi dihadapan massa Gerakan Indonesia Bersih (GIB) untuk Perubahan  saat melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung KPK Jakarta Selatan, Selasa (9/4).

"Orang awam juga sudah tahu, kalau 2 tahun Novel justru jadi dagangan politik alias alat kampanye untuk menyerang Jokowi. Novel cuma jadi tumbal, padahal kasus itu sudah masuk ranah Polri. Presiden pun tidak melakukan intervensi dan menyerahkan sepenuhnya ke ranah hukum," ujar Ikhwan

"Rakyat makin muak dengan tingkah penyidiknya yang bermanuver melakukan politik praktis. Jangan salahkan jika nanti rakyat makin apatis ke KPK," imbuhnya.

Isu Novel Baswedan 'Orang' Gerindra, GMPK: Lebih Baik Gentle Jangan Berstandar Ganda

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Nugroho Meidinata