logo


Hore! PLN Hapus Pemadaman Listrik Bergilir

PLN juga memiliki satu program yang dinamakan Program Listrik Pedesaan

9 April 2019 21:06 WIB

Ilustrasi PLN
Ilustrasi PLN dok. JITUNEWS.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Executive Vice President Corporate Communication and CSR PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), I Made Suprateka, menyatakan bahwa saat ini kondisi rasio elektrifikasi nasional sudah mencapai 98,3%.

"PLN sudah berhasil menghilangkan pemadaman listrik secara bergilir yang terjadi tahun 2015, melalui pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan secara berkesinambungan. Tidak hanya melalui cadangan daya listrik yang memadai dengan sistem yang besar, namun PLN sudah berhasil meningkatkan infrastruktur ketenagalistrikan hingga ke daerah-daerah yang sebelumnya tidak terjangkau akses listrik yaitu daerah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal),“ katanya di Jakarta, Senin (8/4).

Hal itu dikatakan berkaitan dengan keikutsertaan PLN dalam DXI Deep & Extreem Indonesia (DXI) 2019, perhelatan besar tahunan yang menghadirkan pameran, lomba dan diskusi seputar olah raga wisata bahari, selam, ajang petualangan outdoor ekstrem, yang ke 13.


Empat Strategi Jitu PLN Genjot EBT di Tanah Air

Made menjelaskan, sehubungan dengan hal tersebut, PLN juga memiliki satu program yang dinamakan Program Listrik Pedesaan. Sampai bulan Desember 2018, jumlah desa yang sudah teraliri listrik mencapai 79.041 desa. Selama tahun 2015 sampai 2018, jumlah tambahan desa yang teraliri listrik mencapai 9.504 desa berlistrik.

“Dengan mengaliri desa dan juga menerangi daerah-daerah 3T, maka akan mendorong ekonomi setempat bertumbuh. Dengan bertumbuhnya ekonomi, akan berdampak pula meningkatnya kesejahteraan masyakat di daerah tersebut. Maka hal tersebut secara tidak langsung juga berdampak mempersatukan Indonesia, sekaligus mengangkat harkat hidup manusia,” jelas Made.

Made kemudian mengatakan, tujuan penyelenggaaran DXI 2019, juga sejalan dengan sejumlah aktifitas kepedulian sosial (CSR) yang kerap diadakan oleh PLN, antara lain secara kontinu mengadakan kegiatan bersih-bersih sungai, yang akhirnya dapat menjadi kegiatan inisiasi para warga masyarakat setempat.

“Selain itu ada juga kegiatan bersih-bersih pantai, sambil melakukan kegiatan penanaman mangrove di sekitar pantai yang mengalami abrasi. Contohnya seperti yang kami lakukan di daerah Banten, Serang, dekat PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap) Lontar, juga dilakukan kegiatan CSR, berupa penanaman mangrove di sekitar pantai. Sekarang daerah tersebut sudah berkembang menjadi objek pariwisata,“ tuntasnya.

Ditanya Bukti Perampokan Garuda, Pertamina, PLN, Prabowo Ketiga Kalinya Bilang, "Bukti Ndasmu!"

Halaman: 
Penulis : Riana