logo


Mensos: Pesantren Berperan Penting Mencegah Kekerasan Terhadap Anak

Mensos percaya, pesantren dapat menjadi mitra strategis dalam menjalankan program-program kemasyarakatan dan mengatasi masalah sosial.

8 April 2019 22:14 WIB

Menteri Sosial, Agus Gumiwang Kartasasmita, saat mengunjungi  Pondok Pesantren di Kabupaten Tangerang, Banten, Senin (8/4).
Menteri Sosial, Agus Gumiwang Kartasasmita, saat mengunjungi Pondok Pesantren di Kabupaten Tangerang, Banten, Senin (8/4). Kemensos

BANTEN, JITUNEWS.COM - Menteri Sosial, Agus Gumiwang Kartasasmita, menekankan peran penting pesantren dalam menciptakan keluarga yang harmonis dan mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak.

Menurut Mensos, hal ini karena pendidikan akhlak dan budi pekerti luhur yang diselenggarakan di pesantren bisa berperan menjadi pondasi dari kehidupan keluarga yang harmonis. Di pondok pesantren pula, menjadi wahana mencetak calon-calon suami yang shalih dan calon-calon istri yang shalihah.

“Suami yang shalih akan memahami tugas dan tanggung jawabnya sesuai ajaran agama, termasuk larangan melakulan kekerasan terhadap anak. Insya Allah ajaran agama bila diterapkan dengan benar akan menjadi pedoman yang terbaik dalam menjalani kehidupan,” kata Mensos dalam kunjungannya ke 2 Pondok Pesantren di Kabupaten Tangerang, Banten, Senin (8/4).


Mensos: Kenaikan Anggaran Wajib Diikuti Kewaspadaan...

Mensos menyampaikan harapan dari pesantren menjadi tempat persemaian akhlak dan budi pekerti luhur karena kenyataan menunjukkan kekerasan terhadap anak sudah sedemikian memperihatinkan, termasuk di Provinsi Banten.

“Jumlah anak terlantar di Banten sekitar 84.000 orang, kemudian 2.000 anak menerima program rehabilitasi sosial anak. Sampai Maret 2019 ada 83 kasus kekerasan anak yang ditangani Sakti Peksos dan kasus kasus ini didominasi oleh kasus kekerasan seksual anak,” kata Mensos.

Mensos mengingatkan, kekerasan terhadap anak bukan hanya menyebabkan korbannya sakit, jatuh sakit atau luka berat. Kekerasan terhadap anak dapat mengakibatkan ketakutan, hilangnya rasa percaya diri, hilangnya kemampuan untuk bertindak, rasa tidak berdaya, dan penderitaan psikis berat pada korban.

“Akibat kekerasan terhadap anak dapat meluas ke anggota keluarga lainnya. Hal ini tidak boleh terjadi maka saya mengajak kita semua untuk sama-sama memberikan perhatian lebih terhadap perlindungan anak karena anak adalah masa depan bangsa, masa depan kita semua,” jelas Mensos.

Mensos: Penyebaran Tertinggi HIV/AIDS di Kelompok Usia Produktif

Halaman: 
Penulis : Riana