logo


Gerak Cepat Pemerintah dalam Pemulihan Pasca Bencana di Sentani

Kementerian ATR/BPN juga turut serta dan bersepakat dalam melakukan pemulihan Kawasan Cagar Alam

2 April 2019 21:02 WIB

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)  turut serta dan bersepakat dalam melakukan pemulihan Kawasan Cagar Alam melalui Penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU) tentang Pemulihan Kawasan Cagar Alam Pegunungan Cycloop, Danau Sentani, Daerah Aliran Sungai Sentani Tami. Pemulihan tentunya berpedoman pada rencana tata ruang yang berlaku.
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) turut serta dan bersepakat dalam melakukan pemulihan Kawasan Cagar Alam melalui Penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU) tentang Pemulihan Kawasan Cagar Alam Pegunungan Cycloop, Danau Sentani, Daerah Aliran Sungai Sentani Tami. Pemulihan tentunya berpedoman pada rencana tata ruang yang berlaku. Kementerian ATR/BPN

JAYAPURA, JITUNEWS.COM - Tiga area yang mengalami bencana banjir yakni Pegunungan Cycloop, Danau Sentani dan Daerah Aliran Sungai Sentani Tami di Provinsi Papua harus dilestarikan. Pemerintah tentunya punya andil besar dalam memulihkan kembali fungsi dan keindahan Kawasan Cagar Alam.

Dalam hal ini, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) juga turut serta dan bersepakat dalam melakukan pemulihan Kawasan Cagar Alam melalui Penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU) tentang Pemulihan Kawasan Cagar Alam Pegunungan Cycloop, Danau Sentani, Daerah Aliran Sungai Sentani Tami. Pemulihan tentunya berpedoman pada rencana tata ruang yang berlaku.

Maksud dan tujuan dari Nota Kesepakatan ini adalah menyinergikan program dan pelaksanaan kegiatan para pihak terkait dan sebagai pedoman bersama dalam mendukung pelaksanaan kegiatan Pemulihan Kawasan Cagar Alam Pegunungan Cycloop, Danau Sentani, Daerah Aliran Sungai Sentani Tami secara terencana, terpadu dan menyeluruh yang menjadi tanggung jawab pihak terkait.


Mantap! BPJSTK Lindungi 17.000 Pekerja non-ASN di Kementerian ATR/BPN

Dasar hukum yang dijadikan pedoman dalam menyinergikan program dan pelaksanaan kegiatan Kementerian ATR/BPN yakni Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria, Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, dan Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang.

Penandatanganan Nota Kesepakatan dilaksanakan pada Senin (1/4), di VIP Room Bandara Sentani, Papua dan disaksikan oleh Presiden RI, Joko Widodo.

Nota Kesepakatan ditandatangani oleh 16 pihak, diantaranya Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian ATR/BPN, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/BAPPENAS.

Kesepakatan tersebut didukung pula oleh Pemerintah Daerah dan perwakilan dari masyarakat setempat yang terdiri dari Pemerintah Provinsi Papua, Pemerintah Kabupaten Jayapura, Pemerintah Kota Jayapura, Pemerintah Kabupaten Keerom, Universitas Cendrawasih, PT. Freeport Indonesia, Dewan Adan Suku Sentani, Lembaga Musyawarah Adat Port Numbay, Dewan Persekutuan Gereja-Gereja Papua, BP AM Sinode GKI di Tanah Papua, BP AM Sinode GIDI di Tanah Papua.

Gubernur Provinsi Papua, Lucas Enembe, melaporkan beberapa hal terkait bencana yang baru saja menimpa kawasan tersebut kepada Presiden Joko Widodo.

Dalam laporannya, Lucas memaparkan jumlah kerusakan rumah, ruko, hingga tempat ibadah akibat banjir bandang. Dia juga menyebutkan jumlah korban luka, korban meninggal, hingga korban yang belum ditemukan.

“Terdapat 112 orang dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa banjir bandang di Sentani. Sementara itu, 82 orang hingga kini belum ditemukan. 917 orang dinyatakan luka-luka, 8.008 orang mengungsi, serta 33.161 KK terdampak bencana ini,” jelas Lucas.

Untuk diketahui, Ruang Lingkup Kementerian ATR/BPN dalam Nota Kesepakatan ini meliputi koordinasi, sinkronisasi program dan pelaksanaan pemulihan kawasan cagar alam Pegunungan Cycloop, Danau Sentani, Daerah Aliran Sungai Sentani Tam, perencanaan detail tata ruang dan instrumen pengendalian pemanfaatan ruang kawasan Pegunungan Cycloop, Danau Sentani, Daerah Aliran Sungai Sentani Tami yang berwawasan lingkungan dan berbasis pengurangan risiko bencana.

Kementerian ATR/BPN Manfaatkan Kekuatan Sistem Informasi Geospasial Menuju Era Digital

Halaman: 
Penulis : Riana