logo


Suharno Ajak Masyarakat Jaga Waduk Jatigede

Waduk Jatigede dibangun dengan tujuan memberikan air baku

2 April 2019 18:38 WIB

Mayjen (Purn) Suharno
Mayjen (Purn) Suharno Dok. Jitunews.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sejak zaman orde lama, tahun 1963 di bawah pemerintah Presiden Soekarno, pemerintah mulai menggagas pembangunan waduk Jatigede di Sumedang, Jawa Barat.

Calon anggota DPD RI Dapil Jabar Mayjen (Purn) Suharno mengatakan bahwa waduk Jatigede yang direncanakan pembuatannya sejak Presiden Soekarno akhirnya bisa dieksekusi di pemerintahan Presiden Joko Widodo.

"Waduk jatigede ini adalah waduk yang akhirnya bisa dieksekusi oleh Presiden Jokowi setelah waduk ini direncanakan pembuatannya sejak zaman kolonialisme Belanda dan dilanjutkan perencanaannya oleh Presiden pertama Soekarno," ujar Soeharno kepada Jitunews, Selasa (2/4).


Deklarasi Pemilu Damai se-Jabar, Suharno: Mari Bergembira Sambut Pesta Demokrasi

Di era pemerintahan Presiden Soeharto, sempat dilakukan pembebasan tanah untuk mengeksekusi pembuatan waduk. Akan tetapi, di pemerintahan presiden-presiden berikutnya waduk ini tidak bisa dieksekusi.

"Pada zaman Presiden Soeharto yang tahun 1980 sempat dilakukan pembebasan tanah untuk dieksekusi waduk ini tapi waduk ini akhirnya tidak jadi dibuat dimasa presiden-presiden berikutnya pun waduk ini tidak bisa dieksekusi," ujarnya.

"Hingga akhirnya Presiden Jokowi bisa mengeksekusi pembangunan dan pembuatan waduk terbesar di Asia Tenggara ini," kata Suharno.

Waduk Jatigede ini dibangun dengan tujuan memberikan air baku untuk diolah menjadi air bersih, dan juga sumber tenaga untuk pembangkit listrik.

Suharno berharap waduk terbesar di Asia Tenggara ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat dan juga warga sekitar bisa menjaganya dengan baik.

Suharno Ajak Semua Pihak Perhatikan Nasib Guru Honorer

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex