logo


Anggota PPSU Korban Tabrak Lari, Dapat Santunan 48 Kali Gaji

BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Kepada Keluarga Naufal.

2 April 2019 13:27 WIB

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Direktur Pelayanan BPJS Krishna Syarif memberikan santunan kepada kepada keluarga Naufal, anggota PPSU korban tabrak lari
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Direktur Pelayanan BPJS Krishna Syarif memberikan santunan kepada kepada keluarga Naufal, anggota PPSU korban tabrak lari Dok. Pemprov DKI

JAKATA, JITUNEWS.COM - Keluarga dari Naufal Rosyid, anggota PPSU Jakarta Timur Anggota PPSU Jakarta Timur yang menjadi korban tabrak lari hari minggu lalu (31/3) mengunjungi Balaikota DKI Jakarta.

Dalam kesempatan ini Gubernur DKI Jakarta anies Baswedan menyaksikan secara langsung penyerahan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan kepada keluarga Naufal. Santunan sebesar 196 juta rupiah atau 48 kali gaji korban itu diberikan kepada ahli waris korban, yang tak lain adalah sang ibunda, Ely Hamaliah di Balaikota Jakarta, pada Selasa (2/4).

Anies mengapresiasi kepada BPJS atas pemberian santunan ini. “Saya ingin sampaikan apresiasi pada BPJS Ketenagakerjaan yang merespons cepat, baik pemberian santunan, termasuk cover perawatan kepada korban,” kata Gubernur Anies.


Ini 5 Hal yang Pasti Terjadi Jika Prabowo Jadi Presiden! Berani Baca?

Anies menegaskan Pemprov DKI Jakarta akan melindungi setiap tenaga kerjanya dengan BPJS. Hal ini bertujuan untuk antisipasi apabila terjadi hal yang tak diinginkan, mereka akan medapat perlindungan pengobatan dan santunan.

“Prinsip kami adalah memberikan ketenangan bagi mereka untuk bekerja, semuanya kita bayarkan premi untuk BPJS Ketenagakerjaan. Sehingga, mereka ada perlindungan jika ada kecelakaan,” paparnya.

Gubernur Anies juga kembali mengungkapkan rasa bela sungkawa atas meninggalnya Naufal Rosyid dan berharap santunan dari BPJS akan mampu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan. “Saya ingin sampaikan bahwa peristiwa ini bukan peristiwa yang kita inginkan. Bagi Ibu Ely, sebesar apapun santunan, tak bisa menggantikan Naufal, tetapi ini meringankan bebannya,” tambahnya.

Direktur Pelayanan BPJS Krishna Syarif mengucapakan bela sungkawa kepada keluarga korban, dan juga memberikan apresiasi karena Pemprov DKI Jakarta memberikan perhatian kepada setiap pekerja dengan perlindungan BPJS  “Kami mengucapkan duka cita kepada keluarga korban. Kami juga berterima kasih sebesar-besarnya bahwa Pemprov DKI sangat peduli dalam memberikan perlindungan kepada warganya. Kami dari BPJS Ketenagakerjaan mewujudkan negara hadir dan memenuhi hak mereka yang mengalami musibah,” ucap Krishna.

Mantap! BPJSTK Lindungi 17.000 Pekerja non-ASN di Kementerian ATR/BPN

Halaman: 
Penulis : Nurman Abdul Rohman