logo


Sekjen Kemendes PDDT: "Saatnya Bali Mengajarkan Kepada Indonesia Tentang Pengelolaan Dana Desa"

Berikut pernyataan lengkapnya

2 April 2019 10:01 WIB

Sekjen Kemendes PDTT, Anwar Sanusi menyampaikan paparan pada Workshop Pemanfaatan, Pengelolaan, dan Penyaluran Dana Desa di Bali, Kamis (28/3/2019)
Sekjen Kemendes PDTT, Anwar Sanusi menyampaikan paparan pada Workshop Pemanfaatan, Pengelolaan, dan Penyaluran Dana Desa di Bali, Kamis (28/3/2019) Doc Kemendes PDTT

BALI, JITUNEWS.COM - Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Anwar Sanusi mengatakan, pengelolaan dana desa di Provinsi Bali adalah salah satu yang terbaik di Indonesia. Untuk itu, Provinsi Bali patut menjadi daerah percontohan terkait pengelolaan dana desa.

“Saatnya Bali mengajarkan kepada Indonesia tentang pengelolaan dana desa,” ujarnya pada Sosialisasi Pengawasan Penyaluran dan Penggunaan Dana Desa di Bali, Kamis (28/3/2019).

Terkait pengawasan, Anwar mengatakan, Kemendes PDTT telah bekerjasama dengan stakeholder termasuk Kejaksaan Agung.


Kemendes PDTT: "Saat ini Kita Telah Berhasil Mengangkat 6.518 Desa Tertinggal Menjadi Berkembang"

Untuk mengoptimalkan kerjasama tersebut, Kemendes PDTT dan Kejaksaan Agung pun aktif melakukan sosialisasi tentang pengawasan terhadap penyaluran dan penggunaan dana desa di berbagai daerah termasuk Bali.

“Pertama di Yogyakarta yang melibatkan Kejati DIY Yogyakarta, Provinsi Jawa Timur, dan Jawa Tengah. Kemudian putaran kedua dilaksanakan di Sumatera Utara Medan melibatkan 3 Kejati, Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Ketiga yang dilaksanakan sekarang ini melibatkan lebih besar lagi, yakni 5 Kejati, Bali, NTT, NTB, Sulawesi Tenggara, dan Gorontalo. April nanti akan dilaksanakan di Sulawesi Selatan,” ungkapnya.

Kemendes PDTT Tekankan Pengawasan Dana Desa dengan Asas Pencegahan

Halaman: 
Penulis : Raka Kisdiyatma