logo


Kementerian PUPR Rampungkan 4 Tower Rusun dan 132 Unit Rusus di Sulawesi Utara

Rusun pekerja di Kelurahan Kembuan, Kecamatan Tondano Utara, Kabupaten Minahasa dibangun setinggi tiga lantai dengan jumlah 42 unit tipe 36

1 April 2019 13:11 WIB

Rusun Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT)
Rusun Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT) KemenPUPR

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus meningkatkan ketersediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), mahasiswa, pelajar, santri, dan pekerja, termasuk para Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI dan Polri.

Salah satunya di Provinsi Sulawesi Utara dimana telah selesai dibangun pada tahun 2018 sebanyak 4 rumah susun (Rusun) dan 132 rumah khusus (Rusus).

Empat Rusun yang selesai dibangun adalah Rusun Pekerja di Kelurahan Kembuan, Kecamatan Tondano Utara, Kabupaten Minahasa, Rusun ASN di Kelurahan Ronotana, Kecamatan Sario, Kota Manado, Rusun IAIN Manado, dan Rusun Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT).


Prabowo Berniat Pisahkan Kementerian PUPR, Menteri Basuki Bilang "Mau Diapain....."

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, mengatakan, pembangunan Rusun maupun Rusus merupakan bentuk perhatian dan keseriusan Pemerintah dalam penyediaan rumah layak huni bagi MBR, mahasiswa, pelajar, santri, ASN, TNI/Polri, dan nelayan maupun petugas di daerah perbatasan dan pulau terpencil.

Rusun pekerja di Kelurahan Kembuan, Kecamatan Tondano Utara, Kabupaten Minahasa dibangun setinggi tiga lantai dengan jumlah 42 unit tipe 36. Anggaran pembangunan rusun sebesar Rp 13,3 miliar yang dikerjakan oleh kontraktor PT Sumber Alam Sejahtera.

Kemudian, Rusun ASN di Kelurahan Ronotana, Kecamatan Sario, Kota Manado dibangun empat lantai dengan jumlah 58 unit type 36. Pembangunan rusun membutuhkan anggaran sebesar Rp 16,5 miliar dengan kontraktor pelaksana PT Robinson Maju Bersama.

Pembangunan rusun bagi ASN dilakukan karena banyak ASN yang belum memiliki hunian yang layak. “Ketersediaan hunian akan mendukung ASN dalam melaksanakan tugasnya memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya.

Penyediaan Rusun juga bertujuan mendukung SDM di Sulut melalui pembanguan Rusun mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) di Kelurahan Malendeng, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado.

Rusun dibangun empat lantai dengan 50 unit tipe 24 yang dikerjakan PT Malta Cemerlang Abadi dengan anggaran Rp 11,6 miliar. Kemudian Rusun Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT) di Kota Tomohon dibangun 3 lantai dengan jumlah 37 unit tipe 24. Biaya pembangunan sebesar Rp 10,8 miliar.

Rusun yang dibangun telah dilengkapi dengan listrik, air, prasarana sarana dan utilitas (PSU) Lanskap, serta meubelair seperti tempat tidur bertingkat beserta kasur dan lemari pakaian.

2019, Kementerian PUPR Targetkan 512 Ribu Tenaga Konstruksi Bersertifikat

Halaman: 
Penulis : Riana