logo


Tingkatkan Konsumsi, KKP Genjot Kampanye Gemarikan di Lumajang

Kampanye Gemarikan ini melibatkan 200 anak-anak SD sekitar Ranu Klakah

29 Maret 2019 15:02 WIB

Kampanye Gemarikan di Kabupaten Lumajang ini melibatkan 200 anak-anak SD sekitar Ranu Klakah (SDN Tegal Randu 1, SDN Tegal Randu 2, SD MI Nurul Yakin).
Kampanye Gemarikan di Kabupaten Lumajang ini melibatkan 200 anak-anak SD sekitar Ranu Klakah (SDN Tegal Randu 1, SDN Tegal Randu 2, SD MI Nurul Yakin). ist

LUMAJANG, JITUNEWS.COM - Dengan tingkat konsumsi ikan sekitar 21,7 kg/kapita pada tahun 2018, Kabupaten Lumajang terus berupaya meningkatkan konsumsi ikannya melalui kampanye Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Ranu Klakah Desa Tegal Randu Kecamatan Klakah, Rabu (27/3) lalu.

Kegiatan ini bersamaan dengan Kunjungan Kerja Anggota IV BPK RI, Rizal Djalil dan Anggota Komisi XI DPR RI, Muhammad Nur Purnamasidi; yang didampingi Inspektur Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan, Muhammad Yusuf; Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Pengembangan Bio Industri, Bambang; dan, Bupati Lumajang, Thoriqul Haq.

Adapun, kampanye Gemarikan ini melibatkan 200 anak-anak SD sekitar Ranu Klakah (SDN Tegal Randu 1, SDN Tegal Randu 2, SD MI Nurul Yakin).


KKP Bangkitkan Kembali Budidaya Ikan Pasca-Tsunami di Pandeglang

Turut mengundang istri Bupati Lumajang, Musfarina Thoriqul Haq, selaku Ketua TP-PKK Kabupaten Lumajang, dan Dokter Rosidah dari Dinas Kesehatan Kab. Lumajang untuk menyampaikan edukasi tentang manfaat mengkonsumsi ikan dan kandungan gizinya.

“Kenapa harus suka makan dan harus makan ikan? Karena makan ikan itu sangat baik untuk kesehatan juga bisa mencerdaskan. Kalau bisa makan ikan setiap hari, kalau semisalnya tidak bisa, ibunya diingatkan di rumah, paling tidak satu kali seminggu makan ikan,” kata Musfarina.

Dalam sambutannya, Inspektur Jenderal KKP, Muhammad Yusuf, mendorong Pemerintah Kabupaten Lumajang agar terus meningkatkan minat masyarakat untuk mengkonsumsi ikan, mengingat tingkat konsumsi masyarakat Lumajang masih dibawah angka konsumsi ikan nasional 50,69 kg/kapita pada tahun 2018.

"Saya meminta agar Pemerintah Kabupaten Lumajang lebih gencar mempromosikan Gemarikan karena angka konsumsi ikan di Lumajang terbilang rendah baru 18 kg per kapita tahun 2017. Bantuan yang akan kami serahkan nantinya bisa bermanfaat dan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lumajang," papar Yusuf.

Usai kampanye Gemarikan, kegiatan kunjungan kerja diawali dengan panen ikan nila di Ranu Klakah, waduk seluas 22 hektar oleh masyarakat setempat dipergunakan salah satunya tempat budidaya ikan nila dengan karamba jaring apung sekaligus tempat wisata. Sedangkan, Ikan Nila yang dipanen adalah milik Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Nila Sentosa.

“Potensi perikanan terutama perikanan tawar di Kabupaten Lumajang sangat bagus. Melalui pengelolaan yang baik, danau yang ada di Kabupaten Lumajang dapat dimaksimalkan sebagai tempat budidaya perikanan tawar,” ujar Thoriqul Haq dalam sambutannya.

Ini Strategi Jitu KKP Antisipasi Masuknya Penyakit Udang AHPND ke Indonesia

Halaman: 
Penulis : Riana