logo


Sandi Mengaku Berhutang dengan Para Petani Sidrap, Kok Bisa?

Sandi secara tegas menyatakan tidak akan mengimpor beras saat petani panen.

28 Maret 2019 22:59 WIB

Sandiaga Uno
Sandiaga Uno Doc Jitunews

SULSEL, JITUNEWS.COM - Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno, secara tegas menyatakan tidak akan mengimpor beras saat petani panen.

“Sidrap adalah lumbung padi nasional. Tadi saya bertemu dengan pengusaha muda beras, Haji Rahman. Produksi berasmya surplus. Tapi tidak bisa ekspor karena beras Indonesia paling mahal. Ini karena biaya produksinya yang tinggi, karena pupuk dan obat-obatan pertanian yang mahal,” ujar Sandi, saat melakukan sosialisasi di Pantai Kering, Pangkajenne Sidendreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, Kamis (28/3).

Sandi berjanji, akan memperbaiki distribusi pupuk dan obat-obatan sehingga harganya terjangkau dan menurunkan biaya produksi beras.


10 Politisi dengan Followers Instagram Terbanyak! Sandiaga Melesat ke Peringkat...

Dia mengatakan, bersama Prabowo Subianto akan fokus pada ekonomi. Terutama untuk harga-harga kebutuhan pokok yang stabil terjangkau juga penyediaan serta penciptaan lapangan kerja.

Pada kesempatan ini, Sandi mengaku berhutang dengan para petani Sidrap, karena memasok beras untuk warga DKI.

“DKI melalui PT Food Station Tjipinang Jaya membeli beras dari Sidrap untuk menjaga stabilitas harga beras agar terjangkau oleh masyarakat DKI. Ini juga yang akan kami lakukan dalam skala nasional, membeli langsung dari para petani, sehingga memangkas rantai distribusi. Bersama Prabowo Sandi, petani Indonesia sejahtera dan bersama-sama mewujudkan swasembada pamgan di Indonesia,” pungkasnya

Habiskan Sepertiga Hartanya Untuk Kampanye, Netizen ke Sandi, "Semoga Nanti Diganti Allah Lebih Banyak"

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Riana