logo


Viral Nenek Inaq Irah Bepelukan dengan Prabowo, Fadli Zon Bilang "Kini Mau Kriminalisasi Emak-emak"

"Setelah kriminalisasi habaib, ulama, kiai, aktivis, senima, kini mau kriminalisasi emak-emak"

28 Maret 2019 13:10 WIB

Prabowo dipeluk seorang nenek
Prabowo dipeluk seorang nenek istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Beredar foto seorang nenek bernama Inaq Irah memeluk capres nomor urut 02, Prabowo Subianto. Di mana kemudian nenek tersebut mengaku diberi uang Rp 500 ribu usai berfoto dengan Prabowo.

Hal tersebut membuat wakil ketua DPR, Fadli Zon angkat bicara. Menurut Fadli, klarifikasi Inaq Irah tersebut bukti adanya kriminalisasi terhadap masyarakat yang terjadi pada emak-emak.

Baca Juga: Habiskan Sepertiga Hartanya Untuk Kampanye, Netizen ke Sandi, "Semoga Nanti Diganti Allah Lebih Banyak"


Banyak Anggota DPR yang Belum Laporkan Harta Kekayaan, Fadli Zon ke KPK, "Dimaklumi, Enggak Usah...."

Dituduh Ada Pihak Radikal di Kubu Prabowo, Fadli Zon Bilang "Apa yang Radikal?"

"Setelah kriminalisasi habaib, ulama, kiai, aktivis, senima, kini mau kriminalisasi emak-emak," terang Fadli dalam laman Twitternya (28/3).

Tetapi, usai mengaku diberi Rp 500 ribu atas aksi foto bersama Prabowo tersebut,  kini Inaq Irah kembali membuat sebuah video yang membantah dirinya menerima uang Rp 500 ribu.

"Ndak ada saya dikasih uang 500. Memang dia (Irpan, sosok pria dalam video) senang bercanda sama saya, tukang parkir namanya Irpan itu, dia senang bercanda. Kalau dibilang dikasih uang, saya bilang kau inii uang aja kau omonginn, saya bilang begitu," ucap Inaq Irah.

Dituduh Ada Pihak Radikal di Kubu Prabowo, Fadli Zon Bilang "Apa yang Radikal?"

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata