logo


Kementerian BUMN: Laba Pertamina 2018 Lebih Rendah dari 2017

Pertamina melakukan pecepatan pembangunan kilang agar tak melulu bergantung pada impor.

27 Maret 2019 19:01 WIB

Ilustrasi gedung Pertamina.
Ilustrasi gedung Pertamina. Jitunews/Rezaldy

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Deputi Bidang Pertambangan, Industri Strategis dan Media, Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurna, mengungkapkan, laba bersih PT Pertamina (Persero) 2018 tak akan lebih baik daripada laba Pertamina pada 2017 lalu.

Diketahui, hingga saat ini, BUMN minyak pelat merah tersebut belum juga memaparkan laporan keuangan kepada publik.

"Laba pasti di bawah 2017 lah. Ya iyalah, wong harga minyak juga lebih rendah di 2018," tutur Fajar, Selasa (26/3).


HUT ke-21, Kementerian BUMN Berbagi Inspirasi ke Ribuan Mahasiswa di Karawang

Dikatakan Fajar, merosotnya laba pertamina sangat erat kaiitannya dengan posisi harga minyak dunia yang merosot tajam di 2018 dan mengalami kenaikan yang cukup signifikan di akhir tahun.

Terlebih, kata Fajar posisi kurs rupiah terhadap dolar pada 2018 lalu juga memburuk.

"Jadi kalau laba kurang itu karena memang faktor eksternal lah. Kalau kondisi eksternal baik-baik saja, sebenernya kondisi keuangan Pertamina bagus," ujar Fajar.

Lebih lanjut, Fajar menampik apabila buruknya laporan keuangan Pertamina yang tak kunjung dijelaskan ke publik tersebut akibat penugasan Premium dan LPG yang diamanatkan oleh Pemerintah.

Ia menjelaskan, penugasan yang diberikan pemerintah saat ini sedang dalam proses perhitungan pergantian.

"Bukan karena penugasan. Penugasan kan kita ganti kok. Makanya ini lagi dihitung sama BPK. Jumlah detailnya aku gak inget," kata Fajar.

Fajar tak menampik kondisi seperti saat ini membuat Pertamina memang perlu melakukan berbagai strategi untuk bisa mempercantik kinerja keuangannya pada 2019 ini.

Fajar menjelaskan, Pertamina melakukan pecepatan pembangunan kilang agar tak melulu bergantung pada impor.

"Mereka sedang percepat pembangunan kilang, mereka juga bereskan pabrik petrokimia itu. Jadi memang banyak hal yang diubah," jelas Fajar.

Menteri BUMN: Kita Merasa Perlu Berbagi dengan Rakyat karena...

Halaman: 
Penulis : Riana
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex