logo


Jonan Minta Kontribusi Tambang untuk Masyarakat Ditingkatkan

Jonan mengatakan bahwa ke depannya akan dibuat peraturan agar Program PPM dilakukan dengan anggaran minimal 2 persen dari keuntungan perusahaan di tahun sebelumnya.

26 Maret 2019 18:44 WIB

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, saat meresmikan Program PPM PT Arutmin di Desa Asam-Asam, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Selasa (26/3).
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, saat meresmikan Program PPM PT Arutmin di Desa Asam-Asam, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Selasa (26/3). ist

TANAH LAUT, JITUNEWS.COM - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, mengimbau agar ada peningkatan dalam Program Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) dari perusahaan-perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan.

Hal tersebut diungkapkan Jonan ketika meresmikan Program PPM PT Arutmin di Desa Asam-Asam, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Selasa (26/3).

Jonan mengatakan bahwa ke depannya akan dibuat peraturan agar Program PPM dilakukan dengan anggaran minimal 2 persen dari keuntungan perusahaan di tahun sebelumnya.


Resmikan Sektor ESDM di NTT, Menteri Jonan Bilang "Uang Rakyat Harus Kembali ke Rakyat"

"Nanti ke depan, saya mau usul untuk dibikinkan peraturan bahwa Program PPM itu minimal 2 persen dari keuntungan tahun lalu. Kalau sekarang 1% itu kurang," ujarnya.

Jonan pun berharap, agar Program PPM yang dilakukan oleh perusahaan tambang bisa lebih baik di masa mendatang, agar jika kelak kegiatan pertambangan berhenti, kegiatan ekonomi masyarakat tidak terganggu.

"Jadi ini mudah-mudahan ke depan Program PPM bisa lebih baik. Pada satu hari kelak kegiatan pertambangan akan berhenti karena komoditinya habis. Diharapkan pemerintah, pada saat itu habis, Program PPMnya sudah baik, sehingga kegiatan ekonomi masyarakat tidak terganggu. Ini yang memang diharapkan oleh Bapak Presiden," tambah Jonan.

Program PPM PT Arutmin Indonesia, diharapkan dapat menjadi multiplier effect terhadap pertumbuhan ekonomi di daerah setempat, meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan serta meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.

Indonesia Menang di Arbitrase Lawan Perusahaan Tambang Asing

Halaman: 
Penulis : Riana