logo


Adik Prabowo Akui Susah Cari Dana Kampanye, "Pendukung yang Mau Kasih Sumbangan Dipersulit, Diancam"

"Pengusaha dan orang yang punya uang dan ingin membantu kami diancam"

24 Maret 2019 07:18 WIB

Hashim Djojohadikusumo.
Hashim Djojohadikusumo. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo mengakui bahwa dirinya bersama Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi susah untuk mendapatkan dana kampanye.

"Terus terang saja. Pak Prabowo, saya dan Pak Sandi susah dapat uang. Susah dapat dana karena usaha kami sudah ditekan," terang adik Prabowo ini.

Baca Juga: Kembali Obral Janji Lunasi Utang di Sukoharjo, Netizen ke Sandi, "Kau Tuhan Ya?"


Hashim Akan Menjadi Penjamin Prabowo, Netizen Bilang "Penjamin? Patung Zaman Syailendra Aja, Dibawa Kabur"

Dahlan Iskan Komentari Kabar Pernikahan BTP dengan Puput, "Saya Bisa Bayangkan Perasaan Vero"

"Kenapa susah, karena Pak Prabowo, Pak Sandi dan saya dipersulit dapat uang. Semua teman-teman dan pendukung yang mau kasih sumbangan dipersulit dan diancam semua. Bahwa pengusaha dan orang yang punya uang dan ingin membantu kami diancam," imbuhnya di Hotel Mega Anggrek, Jakarta (23/3).

Tak hanya masalah sumbangan, ia menambahkan pendukung dan relawan Prabowo-Sandi diintimidasi oleh orang tertentu saat melakukan kegiatan kampanye.

"Itu kaitannya dengan bapak ibu bilang merasa diancam dan ditekan, kok yang lain enggak. Nah itu bukti yang saya rasakan juga bapak ibu rasakan," tandasnya.

Kubu Jokowi Sebut Ucapan Hashim Penuh Kontroversi dan Bisa Melukai Perasaan Umat Beragama

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata