logo


6 Guru Honorer Dipecat Gara-gara Pose Dua Jari: Selalu Dilupakan, Saat Pilpres Disuruh Netral

Kasus pemecatan guru honorer ini menimbulkan pro-kontra dari berbagai kalangan.

22 Maret 2019 18:55 WIB

Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno
Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno Instagram @prabowo

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Keputusan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Banten memecat enam guru honorer gara-gara berpose salam dua jari dan pamer stiker Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, mengundang reaksi masyarakat.

Disdikbud dinilai otoriter karena memecat guru honorer yang statusnya bukan aparatur sipil negara (ASN).

Baca juga: BPN: Sandi Faktor Penentu Kemenangan Pasangan Prabowo-Sandi


Dituding Golkar Bikin Elektabilitas Jokowi Turun, Tsamara: Alasan Ini Kurang Ilmiah

"Jangan kalau Pilpres honorer disuruh netral. Giliran bicara kesejahteraan honorer dilupakan," ujar Koordinator Honorer K2 Jawa Timur Munir Qu dikutip dari JPNN, Jumat (22/3).

Dia menegaskan honorer K2 maupun nonkategori bebas menentukan pilihannya pada Pilpres 2019 tanpa harus diintimidasi. Apa yang dilakukan Disdikbud Banten dinilai sangat tidak manusiawi.

"Disdikbud tidak boleh sewenang-wenang begitu. Seluruh honorer akan berangkat ke Banten ikut aksi solidaritas. Kalau tidak dilawan, daerah lain akan sewenang-wenang juga ke honorer," ucapnya.

Rocky Gerung Bicara 'Kartu Pradungu', Tim Jokowi: Badut Politik yang Cuma Jualan Kalimat 'Dungu'

Halaman: 
Penulis : Kesdik Bayu
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex