logo


Rommy Seret Nama Gubernur Jatim Khofifah, "Sebagai Gubernur Terpilih, Waktu Itu Beliau..."

"Ibu Khofifah Indar Parawangsa, misalnya. Beliau gubernur terpilih, yang jelas-jelas mengatakan..."

22 Maret 2019 16:11 WIB

Romahurmuziy
Romahurmuziy Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy atau sering disapa Rommy menyeret nama Gubernur Jatim Khofifah dalam membantu mempromosikan orang yang dianggap layak menjadi Kepala Kantor Wilayah Jawa Timur.

"Contoh saudara Haris Hasanuddin. Memang dari awal, saya menerima aspirasi itu dari ulama seorang Kiai, Kiai Asep Saifuddin Halim. Dia seorang pimpinan pondok pesantren besar di sana, dan kemudian Ibu Khofifah Indar Parawangsa, misalnya. Beliau gubernur terpilih, yang jelas-jelas mengatakan, 'Mas Rommy, percayalah dengan Haris, karena Haris ini orang yang pekerjaannya bagus," terang Rommy di Kantor KPK, Jakarta (22/3).

Baca Juga: Pernah Beri Sepatu ke Sandi, Tetapi Malah Dilelang, Kini Sosok Ini Justru Dukung Jokowi


KPK Sita Uang Ratusan Juta Menag, Romahurmuziy Tak Tahu Kaitannya dengan Kasusnya

Kubu 02 Sebut Libur Ramadhan Itu Strategi Kebudayaan, Netizen Bilang "Strategi Kebodohan Kali"

Lebih lanjut, ia menceritakan bahwa sebelumnya Khofifah juga telah melihat kinerja Haris. Oleh karena itu, ia meneruskan aspirasi tersebut kepada pemilik kewenangan di Kementerian Agama.

"Sebagai gubernur terpilih, waktu itu beliau mengatakan, 'kalau Mas Haris, saya sudah kenal kinerjanya, sehingga ke depan sinergi dengan Pemprov itu lebih baik'. Nah, misalnya meneruskan aspirasi itu dosa, terus kita ini mengetahui kondisi seseorang dari siapa?" imbuh Rommy.

Meskipun begitu, ia menegaskan dalam promosi jabatan, harus dilakukan proses seleksi yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dan tidak ada intervensi dari dirinya kepada pemilik kewenangan untuk merekomendasikan seseorang.

Merasa Pengap, Rommy Minta Tambah Ventilasi di Rutan KPK

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata