logo


Janji Jonan, Lifting Migas 2019 Tak Gagal Target

Caranya, dengan meningkatkan kegiatan pemboran, workover dan well service.

22 Maret 2019 09:03 WIB

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan Dok. KESDM

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berjanji akan meningkatkan pengawasan produksi migas, illegal tapping, dan illegal drilling.

Selanjutnya, Kementerian ESDM bertekad menahan penurunan alamiah dari produksi minyak dan gas bumi (migas). Caranya, meningkatkan kegiatan pemboran, workover dan well service. Ini dilakukan agar lifting 2019, tidak meleset dari target APBN.

"Kami akan upayakan liftingnya tidak akan meleset dari apa yang ditargetkan (APBN)," kata Menteri ESDM, Ignatius Jonan, Jakarta, belum lama ini.


Dirjen Migas: 11 Investor Tertarik Garap 5 Blok Migas

Langkah lainnya, penerapan Enhance Oil Recovery (EOR), pengendalian cost recovery pada kontrak sistem PSC; mempercepat persetujuan Plant of Development (POD), Sertifikasi Operasi Produksi (POP), Work Program and Budget (WP&B) dan Authorization for Expenditure (AFE).

Kemudian, peningkatan penawaran WK Baru Migas, Percepatan perpanjangan/alih kelola Kontrak WK Produksi Migas serta penagihan sisa komitmen pasti yang tidak dilaksanakan.

Menurut Jonan, selain mempertahankan lifting, cara itu diyakini sebagai terobosan peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) subsektor minyak dan gas bumi. Sebab, penerimaaan PNBP sektor Migas 2019 dengan harga minyak mentah dunia yang anjlok tidak akan tercapai.

Adapun, asumsi Indonesian Crude Price (ICP) di APBN 2019 adalah sebesar USD 70 per barel dan rata-rata realisasi ICP Januari - Februari 2019 yaitu USD 57,93/barel. "Kalau migas satu-satunya acuan penerimaan negara adalah kenaikan atau penuruan harga minyak mentah," kata dia.

Pemerintah sendiri menargetkan PNBP Migas sebesar Rp168,62 triliun pada tahun 2019. Hingga 15 Maret 2019, PNBP Migas baru masuk Rp20,64 triliun.

Jonan Resmikan Tambahan Pasokan Gas untuk Jawa Timur

Halaman: 
Penulis : Riana