logo


Prabowo Mengaku Tak Salah Pilih Wakil, Sandi Spontan Lakukan Ini!

Prabowo bercerita latar belakang dirinya menunjuk Sandiaga Uno sebagai calon wakil presiden.

22 Maret 2019 08:51 WIB

Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 02, Sandiaga Uno, kembali memijit-memijit bahu Prabowo Subianto seperti yang dilakukannya pada saat debat pertama Capres-Cawapres 2019.
Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 02, Sandiaga Uno, kembali memijit-memijit bahu Prabowo Subianto seperti yang dilakukannya pada saat debat pertama Capres-Cawapres 2019. ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 02, Sandiaga Uno, kembali memijit-memijit bahu Prabowo Subianto seperti yang dilakukannya pada saat debat pertama Capres-Cawapres 2019.

Momentum ini terjadi pada saat keduanya menghadiri acara deklarasi Aliansi Pengusaha Nasional untuk Indonesia Menang di Jakarta Theatre, Kamis malam (21/3).

Kejadian itu bermula saat Prabowo menyampaikan sambutan di hadapan ribuan pengusaha yang hadir dalam acara deklrasi. Dalam pidatonya, Prabowo bercerita latar belakang dirinya menunjuk Sandiaga Uno sebagai calon wakil presiden.


Prabowo Cerita Soal Azan, Netizen Bilang, "Berkat Allah SWT dan Anda...

Prabowo mengaku sebelum menunjuk Sandi, dia telah memiliki kriteria calon wakil presiden yang bakal mendampinginya. Dimana diantaranya, sosok itu harus muda, sehat, kuat, dan lebih pintar dari dirinya.

"Saya dari awal ingin calon wakil saya harus anak muda. Loh, kalau saya 68 tahun, pengganti saya harus lebih muda dari saya, dan dia harus fit, harus kuat, harus sehat. Dia harus pintar. Betul? Dan dia harus lebih pintar dari saya," kata Prabowo.

"Anda tahu, itu adalah ilmu seorang panglima. Panglima harus memilih orang-orang yang paling pintar supaya dia tidak terlalu cape berpikir. Dan calon pemimpin nasional harus ganteng. Kalau saya 68 tahun, masih oke lah. Jangan bandingkan saya sama Sandi sekarang. Bandingkan 20 tahun yang lalu," imbuhnya.

Prabowo lalu menambahkan kriteria lainnya, di antaranya cawapres harus memiliki pergaulan luas hingga sudah mapan dari segi ekonomi.

"Selain cerdas, ya kita harus juga perhatikan dunia internasional, dia harus bisa ngomong bahasa Inggris, lah. Dan kalau bisa ya sudah mapan begitu, jadi nanti gak akan korupsi. Ya kan?" kata Prabowo.

Prabowo mengaku, dirinya tidak salah pilih pendamping. Hal itu terbukti saat masyarakat di berbagai daerah di Indonesia menyambut antusias setiap kunjungan yang dilakukan oleh Sandiaga. Sementara dari sisi kuantitas, titik kunjungan yang didatangi Sandiaga lebih banyak dari Prabowo.

"Saya satu titik, dia 15 titik. Berarti yang pinter milih wakil siapa?" tuturnya.

Mendapat pujian tersebut, Sandi yang berada di samping pun spontan memijit-mijit bahu Prabowo.

"Bayangkan, mana ada wakil presiden yang mau pijet presidennya. Eh ini pidato serius atau apa?" kata Prabowo.

“HIPMI Itu Kepalanya Saja Ada di 01, Tapi Badan dan Hatinya Nyoblosnya Prabowo-Sandi”

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Riana