logo


Mentan Lepas Ekspor Bunga Krisan

Cianjur terus menjadi salah satu sentra produksi pertanian.

21 Maret 2019 21:13 WIB

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. setkab.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman melepas ekspor hortikultura, Rabu (20/3).

Sebanyak 14 juta stek bunga krisan atau sejumlah 80 truk meluncur ke Jepang. Tak hanya itu 60 ton teh hitam turut diberangkatkan menuju Taiwan, Malaysia, Uzbekistan, Turkmenistan dan Tazkistan.

Amran juga melepas bantuan ke petani Cianjur sebanyak 58 truk terdiri dari benih padi, jagung pakan, jagung manis, kedelai, bawang putih, kangkung dan cabai rawit, bibit manggis, alpukat, kopi, bibit ayam (DOC) plus kandang, obat-obatan dan pakan, bantuan juga anak ayam serta kambing.


Kementan Dorong Pertumbuhan Petani Muda Milenial

Selain itu, bantuan berupa green house dan alat mesin pertanian meliputi power tresher, cultivator, traktor dan motor roda tiga.

"Kami diperintahkan Bapak Presiden Jokowi ke Cianjur. Lihat pertanian dan petani Cianjur karena 80 persen bergerak di sektor pertanian, sehingga dapat untuk mengetahui persis apa masih perlu dibantu," papar Amran, dikutip dari Jawapos.com.

"Bantuan langsung kami serahkan semuanya ke petani," lanjut Amran.

Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengaparesiasi dan mendukungan penuh kebijakan dan program pertanian yang digagas Kementan untuk memajukan pertanian Kabupaten Cianjur.

Hingga saat ini, bantuan pertanian ke Kabupaten Cianjur jumlahnya sangat banyak sehingga tidak terhitung, sehingga Cianjur terus menjadi salah satu sentra produksi pertanian.

"Jadi kami yakin, kunjungan kerja Bapak Menteri ini bakal memajukan lagi sektor pertanian kami," ujarnya.

Dirjen Hortikultura, Suwandi menambahkan capaian ekspor komoditas hortikultura 2018 sangat membanggakan. Melansir data BPS, total ekspornya sebesar 435.328 ton senilai Rp 6,27 triliun.

"Khusus ekspor bunga krisan 2018 sebesar 59,1 ton dan senilai Rp 11,7 miliar dan tanaman hias 2018 sebesar 4.675 ton," ujarnya.

"Selain Jepang, tujuan ekspor krisan selama ini ke Kuwait, Malaysia dan Singapura," sambung dia.

 

Kementan Minta Bulog Segera Serap Gabah dari Petani

Halaman: 
Penulis : Riana