logo


Sukamta Kritisi Pernyataan Wiranto Terkait Pelaku Hoax yang Disamakan dengan Pelaku Teroris

Berikut pernyataan lengkapnya

21 Maret 2019 16:25 WIB

Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta.
Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta mengkritisi pernyataan Menkopolhukam Wiranto yang menyebut bahwa pelaku hoax memiliki kesamaan dengan pelaku terorisme karena sama-sama meneror masyarakat, oleh karenanya pelaku hoax itu akan ditindak dengan UU Anti Terorisme.

Menurutnya mengelompokkan hoax sebagai terorisme, apalagi sampai akan menggunakan UU Anti Terorisme untuk menindak hoax dinilainya sangat tidak sesuai.

“Pemerintah jangan offside. Tidak bisalah hoax disamakan dengan terorisme. Dalam aspek hukum, hoax bisa ditangani dengan UU ITE dan KUHP. Sementara UU Anti Terorisme ya untuk kekerasan dan ancaman kekerasan. Jadi keliru menyamakan hoax dengan terorisme,” kata Sukamta di Jakarta, Kamis (21/3).


Bela Petani Tembakau, Misbakhun Tak Akan Kendor Perjuangkan RUU Pertembakauan

“Hoax mungkin menyebabkan keresahan, sehingga harus dihapuskan, tetapi dia tidak menggunakan kekerasan sebagaimana terorisme yang membuat keresahan melalui kekerasan. jadi cukup dg pendidikan, kalau tidak mempan yg dengan Undang undang yang ada saja,” imbuhnya.

Sekretaris Fraksi PKS ini menyatakan bahwa pemerintah musti hati-hati dalam mengeluarkan statemen publik.

Ketua DPR RI Tegaskan Mendukung Penuh TNI Dalam...

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Raka Kisdiyatma