logo


Ini Harapan Menkeu Pada Camat Seantero Indonesia

Menkeu mengharapkan, camat bisa menjadi pengawas sekaligus pembina pada penggunaan Dana Desa maupun dana penunjang kelurahan

20 Maret 2019 21:06 WIB


JAKARTA, JITUNEWS.COM - Camat dan kecamatan itu sangat penting karena merupakan bagian dari sistem penyelenggaraan pemerintahan di dalam wilayah Republik Indonesia yang berhadapan langsung dengan rakyat bersama lurah dan kepala desa (kades).

Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati pada acara Rapat Koordinasi Nasional Camat yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendag) di Hotel Ciputra, Jakarta pada Rabu, (20/03).

“Presiden yang dipilih langsung oleh rakyat memiliki mandat, dan untuk menjalankan kepercayaan rakyat itu dilakukan melalui berbagai program dan menggunakan keuangan negara termasuk APBN. Dalam rangka untuk melaksanakan mandat itu, secara berjenjang didelegasikan ke pemerintah daerah mulai dari gubernur, bupati, walikota dan camat hingga lurah. Jadi peranan camat adalah sangat penting yang merupakan ujung hampir paling bawah yang memiliki posisi, kompetensi, dan kedudukan yang sangat menentukan di republik ini," jelas Menkeu.


Menkeu: Kelola Ekonomi Perlu Upaya Komprehensif

Pada kesempatan itu, Menkeu mengatakan bahwa pada APBN 2019, dana transfer dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah adalah sebesar Rp826,8 triliun.

Dana ini dibagi menjadi dana transfer ke daerah sebesar Rp756,8 triliun, dan Dana Desa sebesar Rp70 triliun. Jumlah ini mengalamai peningkatan dari sebesar 8,3% dari tahun 2018 lalu sebesar Rp766,2 triliun.

Lebih lanjut, Menkeu mengatakan bahwa dana transfer keuangan pusat ke daerah ini sejalan dengan kebijakan desentralisasi di Indonesia.

“Delegasi dan desentralisasi adalah untuk mendekatkan kemampuan pemerintah di dalam melayani masyarakat di dalam menciptakan berbagai infrastruktur dasar. Sehingga tujuan kita bernegara sesuai dengan amanat para pendiri bangsa kita menciptakan masyarakat adil dan makmur mencerdaskan kehidupan bangsa melindungi segenap tanah tumpah darah itu bisa dilaksanakan lebih efektif," tegas Menkeu.

Menkeu Sri Mulyani Bicara Pemilu 2019, "Cukup Memperkuat Tensi"

Halaman: 
Penulis : Riana