logo


Soal KTP Multifungsi Ide Sandi, Wapres JK Bilang "KTP Saja Masih Ketinggalan"

"Teknologi kita belum bisa cepat ke situ. Ya KTP saja masih ketinggalan"

20 Maret 2019 15:53 WIB

Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Wakil Presiden Jusuf Kalla. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengomentari ide cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno tentang KTP yang bisa digunakan untuk apa saja alias multifungsi untuk pelayanan perbankan, kesehatan, dan pendidikan.

Menurut JK, hal tersebut memerlukan teknologi yang canggih. Sementara, teknologi Indonesia belum bisa cepat ke arah tersebut.

Baca Juga: Hadiri Pembukaan Jambore Pandu Sekolah Model, Menko PMK Ajak Peserta Lakukan Revolusi Mental


Debat Cawapres, JK: Mudah-mudahan Menarik

Ruhut Sindir Sandiaga, "Enggak Ada Malunya Masih Ngotot Seperti Tidak Berdosa"

"Secara teknis bisa karena di situ (KTP-el) ada chip-nya, tinggal diisi. Tetapi mungkin teknologi kita belum bisa cepat ke situ. Ya KTP saja masih ketinggalan, apalagi mau diisi segala macam di situ. Pemilu saja masih kurang (bermasalah dengan KTP-el)," terang JK di Kantor Wakil Presiden, Jakarta (19/3).

Menurut JK, ide awal pemerintah mengadakan program KTP elektronik memang bertujuan untuk beragam fungsi. Hal ini bertujuan agar KTP tidak hanya untuk identitias kependudukan saja.

"Ide awalnya KTP-el itu merangkap sebagai 'social security number'. Jadi, bukan hanya untuk kesehatan, tapi bisa untuk SIM, mengurus macam-macam, jadi ada social security ID-nya," pungkasnya.

KPK Sita Uang Ratusan Juta di Laci Menag, JK: Itu Kas Dana Operasionalnya

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata