logo


Perkuat Kerja Sama dengan Negara-negara Pasifik Selatan, Kemlu Gelar Indonesia-South Pacific Forum

Pertemuan tingkat pejabat tinggi tersebut diikuti oleh 15 negara di Pasifik Selatan, termasuk Indonesia

20 Maret 2019 15:29 WIB

Kementerian Luar Negeri RI akan menyelenggarakan pertemuan Indonesia-South Pacific Forum (ISPF) pada 21 Maret 2019 di Jakarta.
Kementerian Luar Negeri RI akan menyelenggarakan pertemuan Indonesia-South Pacific Forum (ISPF) pada 21 Maret 2019 di Jakarta. Kemlu

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Luar Negeri RI akan menyelenggarakan pertemuan Indonesia-South Pacific Forum (ISPF) pada 21 Maret 2019 di Jakarta.

Pertemuan tingkat pejabat tinggi tersebut diikuti oleh 15 negara di Pasifik Selatan, termasuk Indonesia dan mengambil tema “Our Future: Shared Ocean, Shared Prosperity”.

Menlu RI direncanakan akan membuka langsung pertemuan di Gedung Pancasila Kemlu, sementara Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kemlu, Desra Percaya, akan memimpin pertemuan.


DPR Desak Kemlu Serius Ungkap Perdagangan Wanita Indonesia ke Tiongkok

Pertemuan ISPF akan diikuti pejabat pemerintah dan pebisnis dari Indonesia dan 14 Negara/Teritori di kawasan Pasifik Selatan, yaitu Australia, Federasi Mikronesia, Fiji, Kaledonia Baru, Kepulauan Cook, Kepulauan Marshall, Kepulauan Solomon, Kiribati, Nauru, Palau, Papua Nugini, Selandia Baru, Tonga, dan Tuvalu serta perwakilan Melanesian Spearhead Group.

Dalam keterangan pers pada hari Senin (17/3), Dirjen Aspasaf menyampaikan bahwa pertemuan bertujuan untuk meningkatkan hubungan kerja sama Indonesia dengan negara/teritori mitra di Pasifik Selatan.

“ISPF akan menggali potensi untuk memperkuat kerja sama dengan negara-negara dan teritori di kawasan, sekaligus membangun pemahaman bersama sebagai negara kepulauan dengan karakteristik dan tantangan yang serupa,” ungkap Dirjen Aspasaf.

ISPF akan dilaksanakan secara parallel dengan Business Engagement, pameran bisnis, konsultasi Preferential Trade Agreement (PTA) Indonesia dengan beberapa negara di Pasifik Selatan, dan inisiasi Kerja Sama Teknis.

Acara Business Engagement sendiri akan mempertemukan pengusaha dari negara-negara Kepulauan Pasifik untuk membahas peluang dan tantangan dalam membangun hubungan bisnis yang berkelanjutan.

Terkait Pembebasan Dua WNI yang Disandera Abu Sayyaf, Polri: Kita Tunggu Keputusan Kemlu

Halaman: 
Penulis : Riana
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex