logo


Waspada Kelaparan Mengintai Asia Pasifik

17 Maret 2014 09:28 WIB


JAKARTA, JITUNEWS.COM - Peringatan penting datang dari Organisasi Pangan dan Pertanian dunia FAO: negara-negara Asia Pasifik perlu segera meningkatkan produksi pangan untuk mengatasi kelaparan. Peringatan itu disampaikan FAO saat pertemuan regional 40 negara anggota FAO di Mongolia.

Seperti dilansir hortidaily.com, kawasan Asia Pasifik rentan mengalami kekurangan pangan. Saat ini 550-juta orang di dunia masih mengalami kelaparan hingga belum memenuhi kecukupan gizi. FAO melalui program The Millennium Development Goal berusaha mengurangi separuh angka itu pada 2015. Program itu berjalan sukses di negara-negara Asia Tenggara. Contoh Timor Leste sudah meluncurkan kampanye nasional untuk mengatasi kelaparan sesuai target Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang mencanangkan dunia bebas kelaparan pada 2025. 

Hasil pertemuan regional itu menyepakati pula peningkatan produksi pangan hingga 77% untuk menjamin ketahanan pangan hingga 2050. Saat itu populasi penduduk dunia telah mencapai 9-miliar orang. Negara-negara di Asia Pasifik saat ini berkontribusi lebih dari 90% produksi beras dunia. Sebab beras menjadi pangan penting dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan, FAO membuat strategi produksi beras yang tengah menunggu finalisasi. 

FAO juga mendorong konsumsi pangan yang bijak sehingga tidak ada makanan tersisa terbuang sia-sia. Harap mafhum FAO menghitung 30-50% makanan dari biji-bijian, buah, dan sayuran menjadi sampah. Sebab itu FAO meluncurkan kampanye Save Food Asia Pasific sejak Agustus 2013 sebagai upaya menyadarkan masyarakat dunia agar mengonsumsi makanan secara bijak. 

Harga Daging Ayam dan Telur Tertinggi di Samarinda

Halaman: 
Penulis :