logo


Habiburokhman Yakin 'Rommy Effect' Bikin Pendukung Jokowi Berpaling ke Prabowo

Habiburokhman mengaku tidak terkejut dengan hasil survei Litbang Kompas karena melihat situasi di lapangan

20 Maret 2019 11:22 WIB

Habiburokhman.
Habiburokhman. detik.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Litbang Kompas merilis hasil survei elektabilitas capres-cawapres 2019. Hasilnya, Joko Widodo-Ma'ruf Amin unggul 11,8 persen di atas Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Anggota Direktorat Advokasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno, Habiburokhman, menyebut hasil survei tersebut dipengaruhi ditangkapnya eks Ketum PPP Romahurmuziy (Rommy) oleh KPK.

"Survei Litbang Kompas dilakukan pada 22 Februari-5 Maret atau sebelum terjadinya OTT KPK terhadap Rommy PPP pada 15 Maret 2019, jadi belum ada Rommy effect dalam survei tersebut. Jika Rommy effect sudah dihitung, saya yakin sebagian besar swing voter dan bahkan pendukung Jokowi akan pindah ke Prabowo," kata Habiburokhman kepada wartawan, Rabu (20/3).


Tim Prabowo Sebut Pemilih 02 Tidak Mau Terbuka Soal Pilihannya

Politikus Gerindra ini mengaku tidak terkejut dengan hasil survei Litbang Kompas karena melihat situasi di lapangan.

Apresiasi Litbang Kompas, TKN: Tidak Seperti BPN yang Selalu Menyalahkan Survei

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata