logo


Ferdinand Akan Perangi Prabowo-Sandi dengan Nyawanya Jika...

Ferdinand memastikan dengan taruhan nyawanya

19 Maret 2019 20:42 WIB

Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean
Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Beredar video yang menyebutkan jika Ma'ruf Amin kalah dalam Pilpres 2019, maka tidak ada lagi dzikir di Istana dan tidak ada lagi hari santri.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Ferdinand Hutahaean langsung membantahnya. Ia memastikan jika Prabowo-Sandi menang alunan shalawat dan dzikir akan menggema di Istana.

Baca Juga: Soal Situs Bodong Rekat Indonesia, Neno Warisman: Akan Disalahgunakan Untuk Paslon 02


Ferdinand Sebut Andi Arief Tunjukkan Sikap Pejuang dan Ksatria, Sandi: Puji Terus, Kalau Perlu Kasih Piagam

Dapat Kritikan Pedas dari Putri Amien Rais, Cak Imin Bilang "Slow Wae Mbak"

"Saya akan memastikan dengan taruhan nyawa saya, jika Prabowo Sandiuno menang Pilpres, maka zikir di Istana akan terus ada dan lebih besar dari sebelumnya," tandas Ferdinand (19/3).

Lebih lanjut, perayaan hari santri akan jauh lebih semarak.

Pesantren-pesantren yang ada di seluruh tanah air akan mendapatkan perhatian besar daripada sebelumnya.

"Jika tidak, saya akan perangi Prabowo Sandi dengan nyawa saya," pungkasnya.

Berdasar Hasil Survei, Ferdinand Tak Lolos ke Senayan, "Kerap Lontarkan Serangan Keras ke Jokowi...."

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata