logo


Kementerian LHK Lakukan Beberapa Langkah Strategis untuk Tangani Banjir di Jayapura

Berikut ulasannya

19 Maret 2019 15:53 WIB

IB Putera Parthama
IB Putera Parthama Doc Jitunews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) segera mengambil beberapa langkah strategis untuk penanganan bencana banjir bandang Sentani yang terjadi di Kabupaten Jayapura, Papua.

Direktur Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (PDASHL), IB Putera Parthama mengatakan langkah strategis penanganan bencana banjir bandang Sentani itu disusun ke dalam dua skema yaitu jangka pendek dan jangka panjang.

“Sebagaimana arahan Menteri LHK, akan dilakukan pembentukan Satuan Petugas (Satgas) Penanganan Bencana Sentani dan segera berangkat ke lapangan dalam waktu dekat, serta pembentukan posko informasi bencana Sentani,” ujar Putera di Gedung Manggala Wanabakti, KLHK, Jakarta, Selasa(19/3).


Banjir Bandang di Sentani, Jokowi: Yang Paling Penting…

Dalam hal ini, Putera menuturkan bahwa KLHK juga akan meningkatkan alokasi rehabilitasi hutan dan lahan di Papua dari semula 1.000 hektar menjadi 2.500 hektar, serta peningkatan pembangunan sarana Konservasi Tanah dan Air (KTA), yakni dam penahan erosi (gully plug), serta dam pengendali dan Saluran Pembuangan Air (SPA).

“Ini kemudian menjadi yang paling penting, yaitu program rehabilitasi dan pembangunan sarana konservasi tanah dan air. Kita akan menggunakan pendekatan multiyears agar implementasinya dapat berjalan baik dan terukur," kata Putera.

Dirjen Pengendalian DAS dan Hutan Lindung Sebut Banjir Jayapura Karena...

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Raka Kisdiyatma