logo


Menko Puan Perintahkan untuk Beri Bantuan Korban Banjir Jayapura

Menko Puan juga menegaskan bahwa telah memerintahkan BNPB untuk segera melakukan pendampingan dan penanganan darurat

18 Maret 2019 13:57 WIB

Menko PMK, Puan Maharani
Menko PMK, Puan Maharani Kemenko PMK

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menko PMK Puan Maharani meminta Kementerian/Lembaga dibawah koordinasinya untuk segera menyalurkan bantuan bagi korban banjir bandang dan tanah longsor di Sentani, Jayapura, Papua.

Sebelum melakukan kunjungan kerjanya ke Solo, Jawa Tengah, Menko Puan menyampaikan duka cita yang mendalam bagi korban meninggal dunia akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor di Jayapura, Papua. Menko Puan juga menegaskan bahwa ia telah memerintahkan BNPB untuk segera melakukan pendampingan dan penanganan darurat. Kepada Basarnas, BPBD, TNI, Polri, Menko Puan juga meminta agar terus melakukan proses pencarian, penyelamatan dan evakuasi korban.

“Jadi, Kementerian/Lembaga harus bersinergi untuk mempercepat penanganan korban banjir bandang. Sediakan lokasi pengungsian yang aman dan nyaman, pastikan makanan, minuman, pakaian serta obat-obatan cukup untuk para pengungsi,” ujar Menko Puan, Senin (18/3).


Setelah Gempa Mengguncang Lombok dan Banjir Menerjang Jayapura, Ustaz Yusuf Mansur Ajak Lakukan...

Seperti diketahui, banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Jayapura, Papua terjadi pada Sabtu, 17 Maret 2019. Berdasarkan data sementara sudah 70 jiwa meninggal, 75 orang luka berat dan 41 luka ringan, 166 bangunan terendam dan 4.738 jiwa mengungsi. Hingga kini, BPBD Kota dan Provinsi telah membuka dapur umum lapangan, tenda pengungsi 3 unit, air bersih, toilet dan ambulans.

Adapun Posko BPBD berada di Gunung Merah. Sementara RSUD Yowari juga telah memberikan pelayanan kesehatan bagi korban banjir bandang. Adapun BNPB telah memberikan bantuan sebesar Rp1 Miliar bagi penanganan banjir bandang. Adapun Walikota Jayapura menggelontorkan Rp. 100 Juta.

Terkait dengan penguatan penanggulangan bencana, Kemenko PMK telah meminta BNPB segera menyusun menetapkan Rencana Induk Penanggulangan Bencana 2019-2045 yang sudah selesai disusun Roadmap Penanggulangan Bencana Jangka Panjang. Kemenko PMK juga meminta segera disusun dan ditetapkannya Kerangka Nasional Penanggulangan Bencana (KNPB), sebagai pedoman umum bagi pelibatan multipihak dalam penanggulangan bencana di Indonesia.

Selain itu, diharapkan pula agar segera menyusun dan menetapkan SOP Pengurangan resiko bencana, SOP Penanggulangan darurat bencana dan SOP pemulihan pasca bencana, sebagai petunjuk teknis penanggulangan bencana bagi K/L/Pemda, Privat Sektor dan Komunitas. Termasuk segera disusun dan ditetapkannya Sistem Logistik Nasional Penanggulangan Bencana (Silognas-PB)

Ucapan Duka Jokowi untuk Korban Banjir Bandang Sentani

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata