logo


Rommy Jadi Tersangka, JK Bicara Dampak di TKN dan Partai

JK mengatakan, dampak tidak hanya dirasakan oleh TKN tapi juga PPP

17 Maret 2019 15:49 WIB

Romahurmuziy
Romahurmuziy Istimewa

BANDUNG, JITUNEWS.COM - KPK menetapkan M. Romahurmuziy alias Rommy sebagai tersangka kasus suap jabatan di Kementerian Agama. Rommy juga diberhentikan dari jabatannya sebagai Ketua Umum PPP.

Selain itu, Rommy juga menjabat sebagai anggota Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Ketua Dewan Pengarah TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Jusuf Kalla (JK), mengatakan kasus hukum Rommy memberikan dampak terhadap kinerja pemenangan Jokowi-Ma'ruf.

"Setiap masalah yang negatif tentu ada pengaruhnya. Seberapa besar, pasti ada pengaruhnya, kita tidak tahu," ujar JK usai menghadiri silaturahmi kebangsaan Jenggala Center di Bandung, Jawa Barat, Minggu (17/3).


Soal Kasus Rommy, Mahfud MD Bilang "Masih Akan Berseri Setelah Pilpres, Percayalah Coming Soon"

JK mengatakan, dampak tidak hanya dirasakan oleh TKN tapi juga PPP.

"Kira-kiranya ada yang kena begitu, sama dengan beberapa partai. Dulu Golkar, Demokrat, PKS, itu terjadi, ada efek," kata JK.

Diketahui, Rommy ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus dugaan seleksi jabatan di lingkungan Kementerian Agama RI. Rommy diduga menerima suap sebesar Rp 300 juta dari dua orang penyuapnya, yaitu Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur Haris Hasanudin dan Kepala Kantor Kemenag Gresik Muh Muafaq Wirahadi.

Yakin Jokowi Tidak Otoriter, JK: Putra Beliau Jualan Martabak dan Pisang Goreng

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata