logo


Diminta Copot Gelar Ulama, Ma'ruf Bilang "Itu Mah Gak Bisa, Nempel...."

Dosen Komunikasi Politik Universitas Paramadina Hendri Satrio yang berharap Ma'ruf mencopot gelar ulama

16 Maret 2019 06:13 WIB

Ma\'ruf Amin bersama istri Nyai Wury Estu Handayani beserta menantu presiden Jokowi, Muhammad Bobby Nasution menghadiri acara Tablig Akbar di Halaman Bolak, Padangsidempuan, Tapanuli Selatan, Minggu (10/3/2019)
Ma'ruf Amin bersama istri Nyai Wury Estu Handayani beserta menantu presiden Jokowi, Muhammad Bobby Nasution menghadiri acara Tablig Akbar di Halaman Bolak, Padangsidempuan, Tapanuli Selatan, Minggu (10/3/2019) Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Cawapres nomor urut 01, Ma'ruf Amin diminta copot gelar ulama saat debat cawapres 17 Maret mendatang. Ma'ruf mengaku heran lantaran status ulama sudah menempel pada dirinya.

"Ulama kok dilepas, itu mah enggk bisa, nempel aja cuma, gimana sih?" jelas Ma'ruf di Menteng, Jakarta (15/3).

Baca Juga: Meski Prihatin, Haji Lulung Akan Gelar Syukuran Atas Penangkapan Rommy, "Saya Akan Potong Sapi"


Ma'ruf Lakukan Simulasi Debat, "Paling Sulit Manajemen Waktu, Saya Terbiasa Ngomong Panjang"

Soal Penangkapan Rommy, Sandi Bilang "Waktu Debat Pertama Kan Pak Jokowi...."

Kemudian, ia mencontohkan ulama sama dengan profesi pengusaha, politisi yang sudah menjadi karakter. Ia mempertanyakan alasan permintaan agar dirinya mencopot gelar ulama saat debat.

"Jadi, yang pengusaha jadi enggak bisa juga, politisi nempel juga, ulama nempel  juga. Apanya yang dilepas? Gimana sih," imbuhnya.

Sebelumnya, permintaan tersebut berasal dari Dosen Komunikasi Politik Universitas Paramadina Hendri Satrio yang berharap Ma'ruf mencopot gelar ulama saat berhadapan dengan Sandi di debat cawapres mendatang.

Ma'ruf Amin: Saya, Pak Jokowi, dan Atta Memiliki Satu Kesamaan

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata