logo


Berkat Reformasi Birokrasi, MenPANRB Klaim Hemat Hingga Rp 110 Triliun

Penghematan Rp110 triliun ini, sebut Syarifudin, diperoleh dari sejumlah efesiensi yang dilakukan Pemda tingkat satu dan dua secara masif.

15 Maret 2019 19:51 WIB

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB), Syafruddin
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB), Syafruddin ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Syafruddin, mengklaim penerapan reformasi birokrasi membuat anggaran APBD semakin terserap dengan baik. Dalam dua tahun terakhir, APBD hemat hingga Rp110 triliun.

"Itu (reformasi birokrasi) dalam 2 tahun bisa Rp110 triliun yang dihemat oleh Pemda, saya enggak bicara pemerintah pusat, saya bicara Pemerintah Daerah," kata Syarifudin, seperti dikutip dari Kumparan.

Penghematan Rp110 triliun ini, sebut Syarifudin, diperoleh dari sejumlah efesiensi yang dilakukan Pemda tingkat satu dan dua secara masif.


Menpan RB Gandeng PVMBG ESDM Luncurkan Aplikasi MAGMA Indonesia

Misalnya, sejumlah program atau kegiatan yang mirip atau ganda langsung dicoret.

"Jadi, banyak program di daerah itu hampir mirip, ada yang double-double kegiatannya, itu dipangkas sedemikian rupa berkat kesadaran dan asistensi dari KemenPAN, dan itu berimplikasi kepada efisiensi penggunaan anggaran," tuturnya.

Atas dasar tersebut, tambahnya, serapan anggaran di pemda terserap dengan baik. Selanjutnya, sisa dana APBD dapat dialihkan pada pembangunan daerah.

"Antara lain Jateng satu tahun kegiatannya 4.000 lebih dan programnya dia efisiensikan hanya 880 kegiatan, itu Rp1,2 triliun sendiri, dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat, membangun infrastruktur, macam-macam, sekolah. Itu yang paling nyata sekarang, mudah-mudahan tahun 2019 bisa meningkat lagi," pungkasnya.

Kemenpan RB Luncurkan Sistem E-Gov

Halaman: 
Penulis : Riana