logo


Kemenpar Apresiasi Banyuwangi Gelar Arsitektur Nusantara

Arsitektur Nusantara menjadi daya tarik yang kuat untuk memikat kunjungan wisatawan.

15 Maret 2019 13:59 WIB

Festival Arsitektur Nusantara
Festival Arsitektur Nusantara merdekacom

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Pariwisata mengapresiasi upaya Pemerintah Kabupaten Banyuwangi yang sedang menggelar Festival Arsitektur Nusantara.

Deputi Pengembangan Infrastruktur dan Ekosistem Pariwisata, Kementerian Pariwisata, Dadang Rizki Rahman, menyampaikan, arsitektur Nusantara menjadi daya tarik yang kuat untuk memikat kunjungan wisatawan.

Festival Arsitektur Nusantara yang digelar Pemerintah Kabupaten Banyuwangi diharapkan bisa menjadi langkah awal untuk menguatkan arsitektur Nusantara. Apalagi Banyuwangi menjadi yang pertama menggelar Festival Arsitektur Nusantara.


Siap Gelar Festival Crossborder di Kalimantan, Kemenpar Gaet Inul Hingga Via Vallen!

"Arsitektur bisa menjadi daya tarik wisatawan, dan ini sedang didorong pemerintah pusat. Dan Banyuwangi menjadi yang pertama menggelar Festival Arsitektur Nusantara, semoga bisa menjadi langkah awal menjadi destinasi arsitektur Nusantara," ujar Riski, dalam Festival Arsitektur Nusantara di Hotel El-Royale Banyuwangi, Kamis (14/3).

Kedatangan Riski ke Banyuwangi, mewakili Menteri Pariwisata Arief Yahya yang batal hadir.

"Menyampaikan permohonan maaf, Pak Arief Yahya harus mendampingi Pak presiden kunjungan ke Bangka. Sehingga tidak bisa hadir," paparnya.

Dia menambahkan, upaya menguatkan arsitektur Nusantara merupakan arahan Presiden Joko Widodo melalui kementerian untuk menguatkan daya tarik pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Ide untuk mempertahankan arsitektur Nusantara itu dari Jokowi. Mengharapkan destinasi wisata indonesia kearifan lokal arsitektur Indonesia. Luar biasanya hari ini arahannya presiden ditangkap Bupati," tuturnya.

Festival Arsitektur Nusantara, dihadiri puluhan arsitek nasional dari Ikatan Arsitek Indonesia dan Arsitek Muda Banyuwangi (AMB). Sejumlah arsitek kondang, seperti Andra Matin, Yori Antar, Budi Pradono, Jeffrey Budiman, Adi Purnomo, Denny Gondo, Achmad Noerzaman, juga tampak hadir dalam acara. Sementara di bagian luar, terpampang puluhan desain-desain arsitektur yang mengadopsi kearifan Nusantara.

Riski melanjutkan, pemerintah pusat menilai, arsitektur Nusantara menjadi subsektor yang menguatkan ekonomi kreatif.

"Arsitek bagian subsektornya ekonomi kreatif. Ekonomi kreatif yang berbasis potensi kearifan budaya lokal," tuntasnya, dikutip dari merdeka.com.

Catat! Ini Enam Jurus Menpar Dongkrak SDM Pariwisata Milenial

Halaman: 
Penulis : Riana