logo


Sekjen Kemenkumham: Dalam Penyusunan Anggaran Tahun 2020, Mari Dimulai dengan…

Sekjen Kemenkumham mendorong agar ke depannya dengan adanya penyerapan anggaran yang tinggi sejalan dengan pelaksanaan kinerja yang juga tinggi.

14 Maret 2019 23:01 WIB

Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM (Sekjen Kemenkumham), Bambang Rantam Sariwanto, saat membuka kegiatan Koordinasi Rencana Kerja dan Anggaran Kanwil Kemenkumham Kepulauan Riau melalui teleconference, Rabu (13/3).
Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM (Sekjen Kemenkumham), Bambang Rantam Sariwanto, saat membuka kegiatan Koordinasi Rencana Kerja dan Anggaran Kanwil Kemenkumham Kepulauan Riau melalui teleconference, Rabu (13/3). Kemenkumham

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Berpikir cerdas dan lugas serta “Out of the box” dalam membuat rencana kerja dan anggaran sehingga mampu menghasilkan konsep perencanaan dan penganggaran yang baik berbasis pada penyelesaian permasalahan yang strategis dan terkait dengan program kinerja Kemenkumham.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM (Sekjen Kemenkumham), Bambang Rantam Sariwanto, saat membuka kegiatan Koordinasi Rencana Kerja dan Anggaran Kanwil Kemenkumham Kepulauan Riau melalui teleconference, Rabu (13/3).

“Dalam penyusunan anggaran tahun 2020, mari dimulai dengan berpikir secara all out dan tidak terjebak dengan hal-hal yang hanya bersifat rutinitas, serta mampu berpikir dengan pola dan cara-cara baru untuk mencapai kinerja yang maksimal,” jelas Bambang Rantam.


Sel Novanto Pakai Wallpaper, Kemenkumham: Ada Masalah

Lebih lanjut, Sekjen Kemenkumham mendorong agar ke depannya dengan adanya penyerapan anggaran yang tinggi sejalan dengan pelaksanaan kinerja yang juga tinggi.

Selain itu, restrukturisasi program dan kegiatan dapat mendukung unit kerja Eselon I dengan meningkatkan koordinasi dan kerja sama setiap divisi.

“Kepada pejabat dan jajaran kanwil Kemenkumham Kep. Riau untuk dapat mengintegrasikan kegiatan-kegiatan yang sejenis untuk menghindari terjadinya in-efisiensi dan menghindari duplikasi output dalam program kerja yang berdampak pada temuan dan pengembalian anggaran," ujarnya.

Selain Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Sekretariat Jenderal yang mengikuti kegiatan ini, hadir pula Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya manusisa (BPSDM Kemenkumham), Mardjoeki.

Beliau membahas mengenai program pengembangan SDM melalui sistem jarak jauh atau e-learning. Program yang sudah diresmikan sejak bulan Februari ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas SDM Kemenkumham.

“Sesuai dengan fungsi BPSDM yang berfokus kepada pengembangan kualitas SDM di Kemenkumham, BPSDM memfasilitasi pelaksanaan program e-learning ini dengan target seluruh pegawai di kemenkumham yang dimulai dengan pemberian pembelajaran e-learning kepada CPNS tahun 2017,” lanjut Mardjoeki.

Pemilu 2019, Menkumham Imbau ASN Jaga Netralitas

Halaman: 
Penulis : Riana