logo


Jokowi Ingin Bentuk Kementerian Ekspor dan Investasi, Begini Respon Bappenas

Bambang menyatakan, pembentukan kementerian yang mengurusi ekspor dan investasi tinggal menunggu waktu.

14 Maret 2019 22:42 WIB

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bambang Brodjonegoro
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bambang Brodjonegoro Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Belum lama ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melontarkan wacana soal pembentukan kementerian ekspor dan investasi.

Ya, Jokowi menyatakan ingin ada menteri baru yang mengurusi masalah investasi dan ekspor. Sebab, ia mengaku geram dengan kinerja ekspor dan investasi Indonesia yang sampai saat ini masih memble.

Terkait hal itu, Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) pun angkat suara.


Kepala Bappenas Resmikan Pembangkit Listrik Berbasis Limbah, Seperti Apa?

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN), Bambang PS Brodjonegoro, menyatakan, pembentukan kementerian yang mengurusi ekspor dan investasi tinggal menunggu waktu.

"(Realisasi kementerian ekspor dan investasi) itu tinggal menunggu waktu. Kami lihat dulu. Tentunya harus diperhatikan juga struktur kementerian yang ada sekarang tetapi intinya supaya kita (Indonesia) bisa benar-benar merespons dengan baik dinamika global," tutur Bambang, di Jakarta, kemarin.

Sayangnya, Bambang enggan merinci kapan pembentukan kementerian baru itu bisa terealisasi.

Ia hanya menuturkan, Presiden Jokowi menaruh perhatian pada laju pertumbuhan ekonomi yang sulit lebih cepat dari kisaran 5,1 hingga 5,2 persen.

"Jadi, beliau (Jokowi) ingin fokus segala sesuatu yang berhubungan dengan global market itu harus ditangani oleh satu institusi yang solid," tuntas Bambang, sebagaimana diwartakan cnnindonesia.com.

Prabowo Klaim Indonesia Akan Krisis Pada Tahun 2025, Reaksi Bappenas "Ya Mungkin Saja"

Halaman: 
Penulis : Riana