logo


Raker Kemendag 2019: Mendag Targetkan Ekspor Nonmigas Tumbuh 7,5 persen

Kementerian Perdagangan menargetkan pertumbuhan ekspor nonmigas sebesar 7,5 persen atau sebesar USD 175 miliar

14 Maret 2019 21:44 WIB

Menteri Perdagangan (Mendag), Enggartiasto Lukita.
Menteri Perdagangan (Mendag), Enggartiasto Lukita. Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Kementerian Perdagangan menargetkan pertumbuhan ekspor nonmigas sebesar 7,5 persen pada tahun 2019.

“Kementerian Perdagangan menargetkan pertumbuhan ekspor nonmigas sebesar 7,5 persen atau sebesar USD 175 miliar. Target pertumbuhan ekspor ditetapkan dengan pertimbangan kondisi ekonomi global yang saat ini sedang melambat,” jelas Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, saat penutupan rapat kerja (Raker) Kemendag di Hotel Shangri La Jakarta, pada hari ini, Rabu (13/3).

Pada kesempatan itu, Mendag kembali mengingatkan Mandat Presiden Joko Widodo saat pembukaan Raker Kemendag. Yang pertama yaitu untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok.


Masuki Era Industri 4.0, Kemendag Siapkan Strategi Peningkatan Ekspor

Pada tahun 2019, pemerintah menargetkan inflasi sebesar 3,5 persen dengan harga bahan kebutuhan pokok yang terkendali, terutama harga-harga bahan pokok di harihari besar nasional.

“Untuk itu, Kemendag membutuhkan kerja keras dan kerja sama yang kuat dari semua lapisan, Gubernur, Bupati, Walikota, Dinas dan Tim Pengelola pasar di seluruh pelosok Tanah Air,” jelas Mendag.

Untuk mencapai target pertumbuhan ekspor, ada tiga hal penting yang dilakukan Kemendag, yaitu mengembangkan sistem Informasi terpadu di Kemendag; simplifikasi peraturan dan prosedur ekspor dan impor; menyukseskan perjanjian perdagangan, misi dagang, dan trade expo.

Mendag juga kembali mengingatkan arahan Presiden Joko Widodo saat
pembukaan Raker untuk terus berlari mengejar ketertinggalan dan lebih cepat bergerak di era digital agar mampu bersaing dengan negara-negara di dunia, khususnya dengan negara di kawasan ASEAN.

Untuk meningkatkan kinerja ekspor dan memperluas akses pasar, Kemendag akan terus menambah jumlah kerja sama perdagangan internasional. Pada tahun ini, Kemendag akan berupaya menyelesaikan perundingan dengan Iran, Uni Eropa, Mozambik, Turki, Tunisia, Bangladesh, dan Korea Selatan.

Selain itu, akan dilakukan penyelesaian perundingan Regional Comprehensive Economic Partnership, ASEAN Economic Community, ASEAN-Australia-New Zealand Free Trade Agreement, ASEAN-India Free Trade Agreement, serta peninjauan kembali Indonesia-Jepang Economic Partnership Agreement.

Presiden Resmikan Pasar Rakyat Hasil Revitalisasi Kemendag

Halaman: 
Penulis : Riana