logo


Apakah dengan Mengikuti 'Kata Hati' akan Selalu Membawa Kita Dalam Kebenaran?

Sering kali kita memilih pasangan dengan mengikuti apa kata hati kita, apakah kamu juga demikian?

13 Maret 2019 11:56 WIB

Ilustrasi
Ilustrasi Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Dalam sebuah keputusan penting, pasti sudah didukung dengan berbagai analisa, termasuk mengikuti kata hati di dalam diri. Menentukan siapa pasangan yang akan kita nikahi adalah contoh dari kasus tersebut.

"Follow your heart." Kata-kata ini sangat familiar di telinga kita, sepertinya sudah menjadi kebenaran yang diterima secara umum dan dipromosikan oleh film-film populer yang beredar di dunia.


Ini 5 Alasan Kenapa Pria Lebih Tua Adalah Sosok Suami Idaman

Baca juga: Bagaimana Jadinya Jika Kamu Memiliki Pasangan yang Lebih Kekanakan Daripada Kamu?

Padahal coba kita pikirkan secara logis, apakah hati kita selalu benar? apakah perasaan kita tidak pernah salah?

Hati kita cenderung memilih hal yang paling menyenangkan bagi kita, yang paling aman, atau yang paling menarik bagi kita. Dan hal-hal itu tidak selalu benar. Moralitas dan kebenaran tidak muncul dari hati, tapi dari kesadaran dan pemikiran kita.

Bukan berarti kita memilih jodoh tanpa menggunakan perasaan ya, tentu saja kita boleh memilih karena pasangan kita ganteng, seksi, atau kaya, atau membuat kita nyaman dan aman. Hanya saja tidak cukup sampai di sana.

Sering Dilakukan, Ini 5 Kesalahan Pria yang Membuat Wanita Sulit Mencapai Klimaks

Halaman: 
Penulis : Kesdik Bayu