logo


Polri Minta Prabowo Gak Asal Bicara, "Jangan Sembarangan, Nanti Ketahuan Seperti Tong Kosong"

"Data dari mana? Berbahaya jika pejabat publik sembarangan memberikan informasi karena akan dijadikan sumber resmi"

12 Maret 2019 06:28 WIB

Prabowo
Prabowo Doc Jitunews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Kombes Krisno Siregar mengomentari pernyataan capres 02 Prabowo Subianto yang menyebut ada 72 kartel internasional masuk ke Indonesia.

Menurut Krisno, di Indonesia tidak ada istilah kartel. Pihak polisi menggunakan terminologi sindikat kejahatan narkoba terorganisir yang tertuang dalam pasal 132 UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Baca Juga: Sandi Sebut Pengangguran Gak Usah Digaji, Tapi Dikasih Pelatihan, "Kalau Seperti Ini, Layak Teruskan atau Ganti?"


Kubu 01 Minta Prabowo Berantas Korupsi di Sekitarnya, "Dimulai dari Mengembalikan Aset Negara Zaman Orba"

Soal Kondom Bergambar Jokowi-Maruf, Gerindra: Jika Kami Digambar Kondom Itu, Gak Akan Kalang Kabut

Oleh karena itu, harus ada persepsi yang sama terhadap hal tersebut. Dan ia meminta Prabowo jangan asal sembarangan berbicara. Dan bertanya dari mana Prabowo mendapat data tersebut.

"Jangan sembarangan nanti ketahuan seperti tong kosong," kata Krisno yang Jitunews kutip dari Jawapos.com (11/3).

"Data dari mana? Berbahaya jika pejabat publik sembarangan memberikan informasi karena akan dijadikan sumber resmi," tandasnya.

Unggah Foto Ini, Prabowo Bikin Heboh Netizen, "Keturunan Rasulullah..."

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata