logo


Kemensos-Kemenperin Dorong 400 Ribu PKH Graduasi Jadi Wirausaha

Kerja sama kedua kementerian antara lain berupa pertukaran data dan informasi, pelatihan kewirausahaan, dll

11 Maret 2019 14:08 WIB

Menteri Sosial, Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, menunjukkan Nota Kesepahaman tentang Penumbuhan Wirausaha Baru Industri Kecil dan Industri Menengah bagi Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan dan Penerima Manfaat Bidang Kesejahteraan Sosial Lainnya yang sudah ditandatangani di Jakarta, Jumat (8/3).
Menteri Sosial, Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, menunjukkan Nota Kesepahaman tentang Penumbuhan Wirausaha Baru Industri Kecil dan Industri Menengah bagi Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan dan Penerima Manfaat Bidang Kesejahteraan Sosial Lainnya yang sudah ditandatangani di Jakarta, Jumat (8/3). ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Perindustrian dan Kementerian Sosial menjalin kerja sama untuk mencetak wirausaha dari kalangan keluarga harapan yang saat ini sudah mampu mandiri.

Adapun, kebijakan ini menyasar 400 ribu keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) yang telah graduasi alias peserta PKH yang sudah meningkat status ekonominya dan kesejahteraan sehingga tidak lagi mendapatkan bantuan

Kerja sama kedua kementerian antara lain berupa pertukaran data dan informasi, pelatihan kewirausahaan dan bimbingan teknis, penyelenggaraan program berbasis digital, penyediaan akses pembiayaan, dan fasilitasi kemudahan bahan baku.


Kemensos Pastikan Aturan Tak Hambat Pelayanan Disabilitas

"Mereka harus tetap mendapatkan ‘pendampingan’ agar dapat dientaskan dan dibantu menjadi wirausahawan yang akhirnya bankable," papar Menteri Sosial, Agus Gumiwang Kartasasmita, di Jakarta, Jumat (8/3) lalu.

Adapun, yang dimaksud bankable, sambung Agus, yakni para PKM PKH ini dapat mengembangkan usahanya lebih baik lagi dari industri kecil meningkat ke industri menengah dan seterusnya.

"Jadi, ini merupakan satu kolaborasi antara Kementerian Perindustrian dan Kementrian Sosial dalam rangka menjaga agar mereka-mereka yang sudah Graduasi tidak lagi menurun kinerjanya," terang dia.

"Inilah yang kita jaga supaya yang sudah naik kelas itu tidak lagi tertarik ke bawah dan bisa menjadi pengusaha yang handal," tambah Agus.

Agus menambahkan, saat ini, 400 ribu keluarga itu rata-rata memiliki usaha di bidang makanan dan minuman (mamin) serta kerajinan tangan. Mereka akan diberikan pendampingan oleh Kemenperin selama lima tahun hingga keluarga tersebut bisa dilepas secara mandiri.

 

Kemensos Buka Rekrutmen Pendamping PKH 2019, Tertarik?

Halaman: 
Penulis : Riana