logo


Hore! Kementan Bakal Berikan Bantuan Alsintain Gratis untuk Petani

Hal ini dilakukan dalam rangka mengatasi berkurangnya tenaga kerja pertanian

11 Maret 2019 12:35 WIB

Alsintan.
Alsintan. Jitunews/Miftahul Abrori

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Pertanian (Kementan) berencana memberikan bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) secara gratis untuk para petani.

Hal ini dilakukan dalam rangka mengatasi berkurangnya tenaga kerja pertanian. Alsintan yang diberikan Kementan mulai dari traktor roda dua, traktor roda tiga, alat mesin tanam (rice planter), hingga bantuan alsintan untuk panen (combine harvester).

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), Sarwo Edhy, mengatakan bahwa bila petani diminta biaya tebus atau semacamnya, itu adalah perbuatan oknum. Apabila petani mempunyai informasi adanya pungutan liar (pungli) terkait Alsintan, diharapkan melaporkan ke pihak yang berwenang.


Optimalisasi Irigasi, Jurus Jitu Kementan Agar RI Jadi Lumpung Pangan Dunia

"Semua sumber pembiayaan alsintan sudah diatur dalam Buku Pedoman Umum Bantuan Alsintan sejak tahun 2015. Sumber pembiayaan untuk penyediaan dan penyaluran alsintan bersumber dari DIPA Satuan Kerja Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian pada belanja barang (belanja peralatan dan mesin) untuk diserahkan kepada pemerintah desa dan petani. Jadi tidak ada biaya yang dibebankan ke petani selain bahan bakar dan perawatan mesin saja," tutur Sarwo, dalam keterangannya, belum lama ini.

Sarwo mengatakan, pemberian bantuan alsintan tersebut dilakukan untuk mengubah wajah pertanian. Jika selama ini bertani identik dengan sesuatu yang kotor, maka dengan alsintan petani bisa langsung mengolah lahan secara modern.

“Kita berikan peralatan modern, tidak tradisional seperti cangkul, sabit, atau semacamnya. Gratis,” ucapnya.

Pengguna alsintan bantuan pemerintah tersebut diatur bersama dan ditetapkan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten/Kota setelah melalui proses verifikasi petugas Dinas Pertanian Kabupaten/Kota berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Provinsi dan Direktorat Alat dan Mesin Pertanian.

"Kadang di lapangan terjadi salah paham mengenai bantuan alsintan yang pemerintah berikan. Petani kerap beranggapan alsintan yang pemerintah berikan itu bisa langsung dibawa pulang. Padahal, alsintan tersebut untuk didistribusikan kepada kelompok yang sudah terdata mendapat bantuan pemerintah," kata Sarwo.

Petani Milenial: Saya Sangat Bangga Jadi Petani Organik, Saya Bisa Hidup Nyaman…

Halaman: 
Penulis : Riana