logo


Jokowi Sebut Indonesia Harus Dipimpin Orang Berpengalaman, "Jangan Sampai Rakyat Ditakuti Negara Bubar"

"Jangan sampai rakyat masyarakat dibawa kepada hal-hal pesimistis"

10 Maret 2019 07:32 WIB

jokowi
jokowi

PALEMBANG, JITUNEWS.COM - Capres petahana Jokowi mengaku siap untuk memimpin Indonesia kembali. Ia beranggapan faktor pengalaman dianggap penting dalam menjalankan pemerintahan.

"Saya sangat bersyukur, diberi pengalaman mengelola pemerintahan, yang sebelumnya di dunia bisnis. Diberi pengalaman mengelola pemerintahan sebagai wali kota dua periode, kemudian naik-naik menjadi gubernur, kemudian naik lagi menjadi presiden di negara kita," jelas Jokowi di Palembang Sport Convention Center, Palembang (9/3).

Baca Juga: Prabowo Tolak Nyanyi Sholawat Bareng Nissa Sabyan, Fadli Zon Bela "Karena Lafaznya...."


Resmikan Tol Terpanjang di Indonesia, Jokowi: Tol Ini Cepat Karena Pembebasan Tanahnya Cepat

Prabowo Bersyukur Punya Cawapres Ganteng dan Fisiknya Kuat, "Kalau Saya Dulu Mungking Ganteng"

Lebih lanjut, ia mengatakan jangan sampai Indonesia diberikan kepada orang yang belum berpengalaman dan pesimistis. Justru Indonesia butuh orang yang berpengalaman dan rakyat perlu diberikan pompa dan motivasi.

"Apa yang ingin saya sampaikan, negara terbesar Indonesia 269 juta penduduk tidak mudah mengelola negara ini. Dibutuhkan pengalaman mengelola negara ini. Jangan sampai negara sebesar ini diberikan kepada orang yang belum berpengalaman," imbuhnya.

"Sekali lagi, menakhodai kapal sebesar Indonesia ini 269 juta butuh nakhoda yang berpengalaman. Jangan sampai rakyat masyarakat dibawa kepada hal-hal pesimistis. Rakyat perlu dipompa, diberikan motivasi agar semua optimis, optimis, optimis," tandasnya.

Kubu 02 Minta KPU Debat Ketiga Berjalan Adil, "Karena Banyak Pejabat Kita Pendukung Jokowi"

Kemudian, ia menjelaskan jangan sampai rakyat juga ditakut-takuti negara Indonesia akan bubar.

"Jangan sampai rakyat ditakuti-takuti Indonesia akan bubar, jangan sampai rakyat ditakuti-takuti Indonesia akan punah. Itu mengajak rakyat pesimistis. Saya tahu bahwa tantangan yang kita hadapi besar, tapi itulah, karena kita negara besar," pungkas Jokowi.

Kubu 02 Bandingkan Aksi Jokowi dan Prabowo, "yang Satu Penuh Kepalsuan, yang Dua Otentik Tak Menipu"

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata