logo


Fadli Zon Dipanggil Bawaslu, Kubu 02 Bilang "Bawaslu DKI Seharusnya Tidak Bersikap Arogan"

"Ini bukan hanya semata persoalan Fadli Zon atau Zulkifli Hasan, tetapi ini sudah tentang marwah, martabat, dan kehormatan anggota DPR"

9 Maret 2019 06:01 WIB

Fadli Zon.
Fadli Zon. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Direktur Advokasi dan Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sufmi Dasco Ahmad menyayangkan pemanggilan Bawaslu DKI kepada Fadli Zon dan Zulkifli Hasan.

Pemanggilan kepada dua anggota DPR tersebut guna Bawaslu ingin meminta klarifikasi atas dugaan pelanggaran kampanye Pemilu saat pelaksanaan Malam Munajat 212 lalu.

Baca Juga: Politisi PDIP Minta Anies Tidak Adu Domba DPRD dan Rakyat, "Jangan Adu Domba Atas Dasar Halal Tidak Halal"


Dituding Keluarga Prabowo Amburadul, Fadli Zon Jawab "Pak Prabowo Kapan Aja Bisa Nikah Lagi, Gampang"

Soal Sandi Akan Duduki Kursi Wagub DKI Lagi, Gerindra Bilang "Dia Konsisten Orangnya"

"Undangan klarifikasi dari Bawaslu Provinsi DKI Jakarta kepada Fadli Zon dan Zulkifli Hasan terkait acara Munajat 212 patut disesalkan," jelas Sufmi yang juga anggota Mahkamah Kehormatn Dewan DPR ini.

Lebih lanjut, ia menambahkan Bawaslu mengabaikan hak imunitas DPR yang diatur dalam Pasal 80 UU MD3 dan Pasal 20A ayat (3) UUD 1945.

"Bawaslu DKI seharusnya tidak bersikap arogan dengan mengirimkan undangan klarifikasi kedua setelah sebelumnya ada penjelasan detail soal hak imunitas anggota DPR tersebut kepada Bawaslu DKI," imbuhnya yang Jitunews kutip dari JPNN.com (7/3).

Kubu 01 Tuding 02 Merendahkan Pencari Kerja, "Masa Potensi Milenial Mau Dibatasi"

"Ini bukan hanya semata persoalan Fadli Zon atau Zulkifl Hasan, tetapi ini sudah tentang marwah, martabat, dan kehormatan anggota DPR yang diatur dalam Undang-Undang," pungkasnya.

Fadli Zon Anggap Laporan Harta Kekayaan Gak Penting, KPK Bilang "Orang Akan Bertanya Apa yang Disembunyikan?"

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata