logo


Harap-Harap Ratna

Pasca ditahan oleh kepolisian, teman yang dulu akrab menyapa Ratna seakan hilang begitu saja.

6 Maret 2019 21:28 WIB

dua jari ratna
dua jari ratna
dibaca 107 x

Ada sebuah singkat tentang kancil dan buaya.

Si kancil yang cerdik sedang berjalan-jalan di hutan dan melihat pohon ketimun di seberang sungai. Namun karena arus yang deras, kancil tidak bisa menyeberang.

Kemudian, kancil melihat sekelompok buaya yang berenang melewatinya. Kancil pun berteriak dan mengatakan bahwa ia punya makanan untuk buaya. Awalnya sang buaya tidak percaya, namun sang kancil terus meyakinkan hingga sang buaya berubah pikiran. Kancil meminta buaya memanggil temannya dan berbaris.


Permohonan Tahanan Kota Ditolak, Ratna Sarumpaet: Masa Saya Mesti dalam Keadaan Parah

Sang buaya pun menurut. Kemudian kancil melompat dari punggung satu buaya ke buaya yang lain sambal menghitung. Namun, sesampainya di seberang sungai, kancil berteriak mengucapkan terima kasih sambal mengakui bahwa ia telah menipu sang buaya.

Cerita tersebut seakan mengamini pernyataan dari politisi Amerika, Henry Kissinger, yang mengatakan “no permanent friends or enemies, only interests”. Seseorang terkadang berhubungan baik dengan orang lain hanya karena ada kesamaan kepentingan.

Di dunia nyata, kisah tersebut hampir serupa dengan nasib pilu yang menimpa Ratna Sarumpaet. Ia ditahan kepolisian atas dugaan hoax penganiayaan dan dijerat Pasal 14 UU 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana serta UU ITE Pasal 28 juncto Pasal 45 dan terancam hukuman 10 tahun penjara.

Pasca ditahan oleh kepolisian, teman yang dulu akrab menyapa Ratna seakan hilang begitu saja. Ratna yang dulu dikenal dekat dengan beberapa politisi dan tergabung dalam gerakan #2019GantiPresiden, seakan tidak dianggap lagi.

Bahkan, kelompok yang dulu ia dukung tidak memberikan bantuan apapun untuk meringankan jerat hukumnya. Padahal, Ratna Sarumpaet terkenal aktif ikut serta dalam setiap aksi Ganti Presiden.

Ratna kini sendiri, namun sepertinya masih berharap adanya ketulusan dan bantuan dari kelompok yang dulu pernah ia bela. Dalam beberapa persidangan, Ratna selalu memberikan simbol dua jari. Simbol tersebut dapat diartikan memiliki dua makna tersembunyi.

Makna pertama, Ratna ingin menunjukkan betapa ia masih setia dengan kelompok Ganti Presiden meskipun dijerat hukum. Kedua, ia ingin mengirimkan kode agar kelompok Ganti Presiden tidak melupakan perjuangannya dan mau memberikan bantuan hukum.

Semoga saja sinyal tersebut dimengerti ya, Bu Ratna.

 

Ditulis oleh: Dean Nugroho

*Tulisan ini adalah 'Suara Kita' kiriman dari pembaca. Jitunews.com tidak bertanggung jawab terhadap isi, foto maupun dampak yang timbul dari tulisan ini. Mulai menulis sekarang.

Tetap Dukung Prabowo-Sandiaga, Ratna Sarumpaet: Enggak Pindah ke Lain Hati

Halaman: 
Admin : Riana